Berita

Beberapa mantan petinggi organ kepemudaan yang menolak Pemilu ditunda desak PKB dan PAN dibubarkan/RMOL

Politik

Ramai-ramai Menolak Pemilu Ditunda, Aktivis Pemuda Desak PKB dan PAN Dibubarkan

SELASA, 01 MARET 2022 | 16:47 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Suara penolakan terhadap usulan penundaan Pemilu Serentak 2024 juga disampaikan sejumlah aktivis degan latar belakang organisasi yang berbeda.

Sejumlah organisasi kepemudaan secara tegas menolak usulan penundaan Pemilu yang berujung pada perpanjangan masa jabatan presiden.

Mereka di antaranya Ketua Umum PB Pemuda Muslimin Indonesia Muhtadin Sabili, Mantan Ketum GMKI Korneles Galanjinjinay, dan Ketum DPP GEMA Mathlaul Anwar Ahmad Nawawi.


Muhtadin Sabili menyampaikan pandangannya terkait wacana penundaan Pemilu yang dinilai sebagai satu gagasan yang menunda perbaikan sosial dan politik.

Sedangkan implikasi dari penundaan pemilu adalah memperpanjang masa jabatan presiden, dan menurut Sabili, akan memperpanjang penderitaan rakyat.

"Maka jika ada (upaya) amandemen, itu adalah akal-akalan dan merupakan kudeta konstitusi. Saya justru mengusulkan pembubaran Parpol yang mengusulkan ini," ujar Sabili kepada Kantor Berita Politik RMOL di Jakarta, Selasa (1/3).

Hal yang sama disampaikan Ketum DPP GEMA Mathlaul Anwar Ahmad Nawawi. Dia mengingatkan konsekuensi dari pengunduran waktu pemilu yang berimplikasi pada perpanjangan masa jabatan presiden.

Di mana menurutnya, wacana itu juga bisa berimplikasi terhadap ratusan kepala daerah yang periodesasinya selesai dan berpotensi menuntut hal yang sama.

"Ini adalah kekeliruan, jika dipaksakan. Kita tidak boleh diam dan harus mengerahkan kekuatan massa mengepung DPR/MPR," kata Nawawi.

Adapun Mantan Ketum GMKI Korneles Galanjinjinay mengatakan, bangsa ini mengalami krisis keteladanan dan negarawan dari sejumlah ketua umum parpol.

"Jadi dari pada menjadi beban bagi rakyat, menjadi beban bagi generasi muda, saran saya sebaiknya para ketum parpol itu mengudurkan diri dari panggung politik nasional, karena mereka sama sekali tidak berfaedah bagi rakyat, mereka hanya memikirkan diri sendiri dan kelompoknya," kata Korneles.

Ditegaskan Kornelis, Ketum Parpol yang mengusulkan penundaan Pemilu itu tidak punya integritas, etika dan moral politik.

"Mereka mental politisi pecundang, 'Machiavellian', sudah terbukti mereka itu tidak dipercaya oleh rakyat, sehingga tidak punya nilai jual. Karena itulah mereka ramai-ramai memainkan isu sabotase Pemilu 2024," tegasnya menutup.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Polda Riau Bongkar Penampungan Emas Ilegal

Selasa, 03 Februari 2026 | 16:17

Istana: Perbedaan Pandangan soal Board of Peace Muncul karena Informasi Belum Utuh

Selasa, 03 Februari 2026 | 16:12

Sekolah Garuda Dibuka di Empat Daerah, Bidik Talenta Unggul dari Luar Jawa

Selasa, 03 Februari 2026 | 16:05

Menag: Langkah Prabowo soal Board of Peace Ingatkan pada Perjanjian Hudaibiyah

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:39

Ini Respons Mendikti soal Guru Besar UIN Palopo Diduga Lecehkan Mahasiswi

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:35

Polri Berduka Cita Atas Meninggalnya Meri Hoegeng

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:13

Demokrat Belum Putuskan soal Dukungan ke Prabowo pada 2029

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:02

MUI Apresiasi Prabowo Buka Dialog Board of Peace dengan Tokoh Islam

Selasa, 03 Februari 2026 | 14:55

Jenazah Meri Hoegeng Dimakamkan di Bogor

Selasa, 03 Februari 2026 | 14:53

PPATK Ungkap Perputaran Uang Kejahatan Lingkungan Capai Rp1.700 Triliun

Selasa, 03 Februari 2026 | 14:46

Selengkapnya