Berita

Menteri Luar Negeri Iran Amir Hossein Amirabdollahian/Net

Dunia

Menlu Iran: Teheran akan Mengakui Pemerintahan Afghanistan yang Inklusif

SELASA, 01 MARET 2022 | 14:53 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Iran akan mengakui pemerintahan inklusif di Afghanistan yang mewakili semua faksi negara yang ada.

Itu kutipan laporan dari Press TV, mengutip pernyataan Menteri Luar Negeri Iran Amir Hossein Amirabdollahian, seperti dimuat ANI News.

Laporan serupa juga dimuat Khaama Press, di mana  mengatakan Iran akan mengaku pemerintahan inklusif yang didirikan oleh Taliban.


Perkembangan itu terjadi selama kunjungan delegasi Taliban ke Iran baru-baru ini.

Amirabdollahian mengingatkan penjabat Menteri Luar Negeri Taliban Amir Khan Motaqi bahwa pembentukan pemerintah inklusif di Afghanistan adalah kunci. Ia mengatakan, semua faksi di Afghanistan harus melihat diri mereka sendiri dalam pemerintahan.

Dalam kesempatan berbeda, Duta Besar Iran Bahadur Aminian juga mengatakan, Teheran kemungkinan dapat membujuk negara-negara lain untuk mengakui pemerintahan Imarah Islam Afghanistan jika mereka mereformasi struktur pemerintahnya.

“Jika suatu kelompok datang (berkuasa) dan kelompok itu (terdiri) dari satu kelompok etnis dan semua kelompok etnis lainnya tidak termasuk dalam pemerintahan, kami tidak menerimanya. Oleh karena itu, kami dengan murah hati menyerukan kepada Taliban untuk membentuk pemerintahan yang inklusif,” ujarnya.

Taliban kembali kepada kekuasaan pada pertengahan Agustus, di tengah proses penarikan pasukan yang dilakukan oleh Amerika Serikat (AS). Taliban berusaha mencari pengakuan internasional di tengah krisis ekonomi dan kemanusiaan yang semakin dalam.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

MAKI Heran KPK Tak Kunjung Tahan Tersangka Korupsi CSR BI

Selasa, 13 Januari 2026 | 20:11

Keadilan pada Demokrasi yang Direnggut

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:54

Program MBG Tetap Harus Diperketat Meski Kasus Keracunan Menurun

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:51

Oegroseno: Polisi Tidak Bisa Nyatakan Ijazah Jokowi Asli atau Palsu

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:48

Ketum PBMI Ngadep Menpora Persiapkan SEA Games Malaysia

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

Sekolah Rakyat Simbol Keadilan Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

110 Siswa Lemhannas Siap Digembleng Selama Lima Bulan

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:30

PBNU Bantah Terima Aliran Uang Korupsi Kuota Haji

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:08

Demokrat Tidak Ambil Pusing Sikap PDIP Tolak Pilkada Via DPRD

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:57

Amankan BBE-Uang, Ini 2 Kantor DJP yang Digeledah KPK

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:40

Selengkapnya