Berita

Peta evakuasi WNI dari Ukraina dari Kemlu RI/Repro

Dunia

99 WNI dan 5 WNA Berhasil Dievakuasi dari Ukraina ke Rumania dan Polandia

SELASA, 01 MARET 2022 | 13:54 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Sebanyak 99 warga negara Indonesia (WNI) dan lima warga negara asing (WNA) yang menjadi keluarga WNI telah berhasil dievakuasi dari Ukraina.

Dari laporan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, sebagian besar WNI sudah berhasil dievakuasi dari Ukraina menuju Polandia dan Rumania.

"99 WNI sudah keluar dari Ukraina, sekali lagi, termasuk 5 WNI yang melakukan evakuasi mandiri," ujarnya selama konferensi pers terkait perkembangan upaya evakuasi WNI dari Ukraina pada Selasa (1/3).


Sebanyak 25 WNI dievakuasi melalui Odessa sudah tiba di Bucharest pada Minggu (27/2). Mereka semua perempuan dan satu anak berusia 12 tahun.

Setelah tiba, satu di antara mereka dinyatakan positif Covid-19, dan sudah mendapatkan penanganan.

Sebanyak enam WNI dan satu WNA, yang menjadi suami WNI, juga telah berhasil diseberangkan dari Lviv ke Rzeszow, Polandia pada Minggu. Saat ini, mereka telah berada di Rzeszow dalam kondisi sehat.

Kemudian pada Senin (28/2), sebanyak empat WNI dan dua WNA telah tiba di Rzeszow, Polandia. Mereka dijemput oleh tim KBRI Warsawa dari Lviv.

"Rombongan terbesar, yaitu 59 WNI dan satu WNI yang kita evakuasi dari Kiev, telah berhasil kita seberangkan ke wilayah Moldova dan saat ini dalam perjalanan menuju Rumania," lanjut Retno.

Proses evakuasi dari Kiev pada awalnya dijadwalkan pada Minggu, namun terdapat kebijakan jam malam dan beberapa hambatan akibat peperangan sehingga perlu ditata ulang.

"Saya sendiri terlibat langsung dalam penataan ulang jalur aman untuk evacuee dari Kiev. Penetapan jalur yang kita ambil akhirnya kita lakukan setelah kita melakukan konsultasi compare notes dengan banyak pihak, termasuk komunikasi saya dengan beberapa menlu, termasuk atau khususnya Menteri Luar Negeri Turki dan India, yang mengalami situasi yang kurang lebih sama," jelas Retno.

Pada akhirnya, Retno mengatakan, evakuasi dilakukan dengan mengambil jalur selatan melalui kota Vinnytsia menuju Bucharest Romania melalui Moldova.

Evakuasi menggunakan 12 mobil dengan banyak menggunakan jalur alternatif guna menghindari antrian dan macet di jalur utama.

Rombongan berangkat dari KBRI di Kiev sekitar pukul 11.30 waktu setempat dan tiba di perbatasan Moldova pada pukul 22.00 waktu setempat.

Meski begitu, Retno mengatakan, masih terdapat empat WNI di Kharkiv dan sembilan lainnya di Chernihiv, di sebelah utara Ukraina.

Mereka belum dapat dievakuasi mengingat pertempuran darat masih terus terjadi. Tetapi KBRI Kiev dan Moskow terus melakukan kontak dengan mereka yang hingga saat ini dilaporkan dalam kondisi sehat dan memiliki pasokan logistik yang cukup.

"Selain itu, terdapat 24 WNI yang memilih untuk tetap tinggal di Ukraina karena alasan keluarga, mereka menikah dengan warga negara Ukraina," pungkas Retno.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Deklarasi New Delhi, Terjemahkan Komitmen Jadi Hasil Nyata

Sabtu, 12 September 2026 | 21:55

Usulan Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Harus Ditolak

Sabtu, 12 September 2026 | 21:10

Polisi Beberkan Peran Tiga Tersangka Pengeroyokan Maut Pejompongan

Sabtu, 12 September 2026 | 20:32

Prabowo Perkuat Peran Indonesia dalam Kerja Sama Multilateral di KTT BRICS 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 19:48

Morits L Tamaela Terpilih Sebagai Sekjen ADEKSI, Konsolidasi DPRD Kota Seluruh Indonesia Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 | 19:32

Menyusuri Perkebunan Sawit dan Karet, Mantri BRI Jaga Akses Keuangan Sumatera Selatan

Sabtu, 12 September 2026 | 19:27

Purbaya Tak Mau Ikuti Jepang Pangkas PPN, Ini Alasannya

Sabtu, 12 September 2026 | 18:18

Cek Bansos BPNT September 2026, Ada Pencairan hingga Rp600.000

Sabtu, 12 September 2026 | 18:11

Patahan Surabaya Jadi Sorotan di Medsos, Ini Penjelasan Pakar ITS

Sabtu, 12 September 2026 | 17:54

Cek Daftar HP yang Tak Bisa Lagi WhatsApp Mulai September 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 17:40

Selengkapnya