Berita

Menteri Pertahanan Bulgaria Stefan Yanev/Net

Dunia

Imbau Warganya Agar Tidak Gunakan Kata Perang untuk Invasi Rusia, Menhan Bulgaria Dicopot dari Jabatannya

SELASA, 01 MARET 2022 | 10:59 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bulgaria akan mencopot menteri pertahanannya, Stefan Yanev. Yanev telah membuat gempar media sosial setempat setelah postingannya yang menyatakan invasi Rusia ke Ukraina tidak boleh disebut "perang".

Yanev menyerukan kepada orang-orang untuk tidak menggunakan istilah 'perang' dengan seenaknya. Ia menyarankan sebaiknya menggunakan istilah 'operasi militer' seperti sebutan yang digunakan Presiden Vladimir Putin.

Yanev mengklaim kata 'perang' juga tidak digunakan dalam dokumen NATO atau UE, seperti dikutip dari Euro News.


Pada bulan Desember, Yanev enggan menyambut pasukan NATO di tanah Bulgaria, dengan alasan bahwa "ini akan meningkatkan ketegangan di kawasan".

Mantan jenderal militer itu juga merupakan sekutu dekat Presiden Bulgaria Rumen Radev dan sebelumnya menjabat sebagai wakil perdana menteri, sebelum diserahkan peran PM sementara April lalu selama beberapa bulan.

Perdana Menteri Bulgaria Kiril Petkov mengkonfirmasi pencopotan Yanev pada Senin (28/2). Keputusan itu sedang diratifikasi oleh dewan menteri luar biasa dan kemudian oleh parlemen.

Yanev bereaksi atas rencana pemecatannya itu dengan kembali menulis di Facebook, bahwa semua tindakannya didasarkan pada kepentingan Bulgaria dan pemecatannya adalah akibat dari serangan politik.

Yanev juga mengklaim pemecatannya akan membahayakan keamanan nasional Bulgaria.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Tak Sekadar Acara Formal. Mubes BMK 1957 Hadirkan City Tour di Semarang

Senin, 03 Agustus 2026 | 12:23

BPS Catat Inflasi 2,88 Persen pada Juli 2026, Ini Biang Keroknya

Senin, 03 Agustus 2026 | 12:22

Fahira Idris Desak Pemprov DKI Perkuat Antisipasi Puncak Kemarau

Senin, 03 Agustus 2026 | 12:09

Usulan RUU LGSP MUI Jadi Ujian Keseriusan DPR dan Pemerintah

Senin, 03 Agustus 2026 | 12:06

Provokasi Bangkrut dari ‘De Volkskrant’

Senin, 03 Agustus 2026 | 12:02

Dewas Soroti Ratusan Pemberitahuan Pro Justitia KPK Terlambat Disampaikan

Senin, 03 Agustus 2026 | 11:58

Ponpes Tambakberas Libatkan Santri Jadi Relawan Muktamar NU

Senin, 03 Agustus 2026 | 11:49

Prabowo Akan Terima Kunjungan PM Thailand di Istana Merdeka Sore Ini

Senin, 03 Agustus 2026 | 11:46

Indonesia Catat Deflasi 0,14 Persen di Juli 2026, Dipicu Harga Pangan

Senin, 03 Agustus 2026 | 11:45

Tiga Masalah Utama Pemicu Turunnya Kepuasan terhadap Prabowo

Senin, 03 Agustus 2026 | 11:21

Selengkapnya