Berita

Pengungsi Ukraina/Net

Dunia

Airbnb Gratiskan Tempat Tinggal Sementara untuk 100 Ribu Pengungsi Ukraina

SELASA, 01 MARET 2022 | 08:57 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Perusahaan penginapan Amerika, Airbnb, telah menawarkan tempat tinggal sementara gratis untuk 100 ribu pengungsi Ukraina.

Perusahaan pada Senin (28/2) mengatakan, masa inap yang disediakan oleh Airbnb akan didanai oleh Dana Pengungsi Airbnb.org dan sumbangan tuan rumah.

Hal itu disampaikan oleh Airbnb lewat surat yang dikirim kepada para pemimpin Eropa, untuk menawarkan dukungan bagi para pengungsi. Negara-negara tersebut adalah Jerman, Hongaria, Polandia, dan Rumania.


"Kami tahu bahwa tuan rumah dan tamu di Airbnb di seluruh dunia akan bersemangat untuk berdiri dan membantu upaya besar-besaran ini dalam membantu mereka yang melarikan diri dari Ukraina," kata perusahaan, seperti dikutip Associated Press.

Dalam beberapa hari mendatang, Airbnb dan Airbnb.org akan membagikan detail tambahan tentang bagaimana tuan rumah dan komunitas yang lebih luas dapat mendukung inisiatif ini, termasuk dengan menawarkan masa inap gratis atau diskon.

Menurut Komisaris Tinggi PBB untuk Pengungsi Filippo Grandi, lebih dari 500 ribu pengungsi telah meninggalkan Ukraina sejak Rusia menginvasi negara itu pada Kamis (24/2).

PBB memperkirakan totalnya akan mencapai 4 juta dalam beberapa minggu mendatang.

Pengungsi terbanyak, yaitu lebih dari 280 ribu, tiba di Polandia. Kereta api terus membawa pengungsi ke kota perbatasan Przemysl.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Bos Exxon Prediksi Harga Minyak Bakal Lebih Meledak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:21

SSMS Bagikan Dividen Rp800 Miliar dari Laba 2025

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:51

Postidar Kecam Video Diduga Pernyataan Amien Rais soal Sekkab Teddy

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:18

Bank Dunia Proyeksikan Harga Emas dan Perak Turun pada 2027

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:00

Hardiknas 2026, Komisi X DPR Ingin Pendidikan Berkualitas Merata ke Pelosok

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:37

Polda Metro Pulangkan 101 Orang yang Diamankan Saat May Day

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:30

China Minta PBB Tinjau Ulang Rencana Penarikan Pasukan UNIFIL dari Lebanon

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:21

Ratusan Demonstran Ditangkap dalam Aksi Hari Buruh di Turki

Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:17

Komisi III DPR: Pemberantasan Narkoba Tak Boleh Kendor!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:59

Yen Bergolak: Intervensi Jepang Paksa Dolar AS Rasakan Kerugian Mingguan Terburuk

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:41

Selengkapnya