Berita

Presiden FIFA, Gianni Infantino/Repro

Sepak Bola

FIFA dan UEFA Sepakat Coret Rusia dari Kompetisi Sepak Bola Internasional

SELASA, 01 MARET 2022 | 07:59 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Invasi militer yang dilakukan Rusia terhadap Ukraina berdampak buruk terhadap dunia sepak bola negara tersebut. Otoritas tertinggi sepak bola dunia, FIFA, resmi mencoret Rusia dari babak playoff Piala Dunia 2022.

Di level klub, otoritas sepak bola Eropa (UEFA) juga menyatakan seluruh klub Rusia diskors dari kompetisi internasional hingga waktu yang belum ditentukan. Tak hanya itu, UEFA juga memutus kerjasama mereka dengan perusahaan energi asal Rusia, Gazprom.

"FIFA dan UEFA hari ini telah memutuskan bersama bahwa semua tim Rusia, baik tim perwakilan nasional maupun klub, akan ditangguhkan dari partisipasi dalam kompetisi FIFA dan UEFA hingga pemberitahuan lebih lanjut," demikian pernyataan resmi badan sepak bola dunia dan Eropa itu seperti dikutip AFP, Senin (28/2).


Tim nasional Rusia seharusnya bertemu Polandia pada babak semifinal playoff kualifikasi Piala Dunia pada 24 Maret. Jika lolos, mereka akan menghadapi antara Swedia atau Republik Ceko pada 29 Maret guna memperebutkan satu tempat di putaran final Piala Dunia 2022 yang digelar di Qatar akhir tahun ini.

Akan tetapi, tiga calon lawan di babak playoff itu sudah tegas memboikot pertandingan yang melibatkan Rusia itu.

FIFA sebelumnya sudah mengumumkan bahwa Rusia dibolehkan terus bermain di bawah nama Federasi Sepak Bola Rusia. Tapi mereka harus memainkan pertandingan kandang di wilayah netral dan di stadion tertutup, dan tanpa bendera serta lagu kebangsaan Rusia.

Rupanya tindakan itu dianggap belum cukup oleh presiden Federasi Sepak Bola Polandia, Cezary Kulesza, yang menegaskan Polandia tidak akan memainkan playoff Piala Dunia melawan Rusia, tidak peduli apa nama timnya.

Akhirnya FIFA mengubah putusan pada Senin kemarin dengan mencoret Rusia dari kualifikasi Piala Dunia 2022.

"Sepak bola sepenuhnya bersatu di sini dan bersolidaritas penuh dengan semua orang yang terkena dampak di Ukraina," tutup pernyataam FIFA dan UEFA.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kemendag: Wajib Halal Bukan Pelarangan Impor

Sabtu, 26 September 2026 | 06:30

Baznas dan Komite Bantuan Kepresidenan Palestina Perkuat Kerja Sama Kemanusiaan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:12

Instruksi Prabowo soal Kuliah Gratis PTN Harus Diprioritaskan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:00

Serba ‘Tidak’ di Sidang Gibran

Sabtu, 26 September 2026 | 05:41

Cuma Tambah Dua Perunggu, Peringkat Indonesia Merosot

Sabtu, 26 September 2026 | 05:17

Jalur Sepeda Jangan cuma Jadi Pajangan

Sabtu, 26 September 2026 | 05:00

Benarkah Pengganti Gibran Sudah Ada?

Sabtu, 26 September 2026 | 04:29

Korlantas Polri Luncurkan Empat Inovasi Digital

Sabtu, 26 September 2026 | 04:18

Jangan Istimewakan Oknum DPRD Diduga Bakar Lahan

Sabtu, 26 September 2026 | 04:00

Kepala BNPB Minta Maaf soal Karhutla: Klarifikasi Istilah 'Normal'

Sabtu, 26 September 2026 | 03:46

Selengkapnya