Berita

Presiden Belarus Alexander Lukashenko/Net

Dunia

Lukashenko: Sanksi Barat terhadap Rusia Bisa Memicu Perang Dunia ke-3

SENIN, 28 FEBRUARI 2022 | 16:21 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Sanksi yang diberlakukan Barat terhadap Rusia dapat mendorong terjadinya Perang Dunia ke-3. Untuk itu perlu menghentikan perang.

Begitu peringatan yang disampaikan oleh Presiden Belarus Alexander Lukashenko pada Minggu (27/2), menurut situs kepresidenan yang dikutip The Jerusalem Post.

"Dalam situasi seperti ini, kita harus menyadari bahwa ada sanksi seperti itu. Banyak yang dikatakan tentang sektor perbankan, gas, minyak, SWIFT. Ini lebih buruk daripada perang," kata Lukashenko.


"Rusia didorong menuju perang dunia ketiga. Kita harus sangat berhati-hati dan menghindarinya. Karena perang nuklir adalah akhir dari segalanya," lanjutnya.

Lukashenko menyebut, Amerika Serikat (AS) adalah satu-satunya penerima manfaat dari konflik saat ini.

"Hari ini kita harus menghentikan perang. Saya bahkan tidak akan menyebutnya 'perang' sekarang. Ini masih konflik. Satu atau dua hari lagi dan akan ada perang," imbau Lukashenko.

Dalam keterangan tersebut, Lukashenko juga membantah bahwa Belarus mengambil bagian dalam invasi Rusia ke Ukraina. Ia menegaskan tidak ada rudal yang ditembakkan dari wilayah Belarus.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya