Berita

Kelompok nelayan di Probolinggo mendukung Firli Bahuri agar maju pada Pilpres 2024 mendatang/Ist

Politik

Muncul Dukungan Masyarakat kepada Firli Bukti Pemberantasan Korupsi Terus Berjalan

SENIN, 28 FEBRUARI 2022 | 15:13 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Fenomena dukungan dari berbagai elemen masyarakat agar Firli Bahuri maju pada pemilihan presiden dan wakil presiden pada Pemilu 2024 mendatang merupakan hal yang wajar.

Direktur Eksekutif Kajian Politik Nasional (KPN) Adib Miftahul berpendapat, meluasnya dukungan kepada Ketua KPK RI itu lantaran sosoknya yang dikenal tegas, dan membuktikan bahwa penanganan tindak pidana korupsi terus berjalan.

“Figur Firli dikenal tegas. Ini membuktikan bahwa penanganan korupsi terus berjalan. Makanya ketika ada sekelompok masyarakat mendukung firli untuk berkarir jauh lagi, berkat kinerja firli ini,” kata Adib kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (28/2).


Disisi lain, lanjut Adib, fenomena dukungan itu merupakan bentuk kesadaran rakyat sekaligus ketidaktahuan mereka mengenai mekanisme seseorang bisa mencalonkan diri sebagai Capres dalam Pemilu.

“Mereka kan tidak tahu, mekanisme Pilpres bahwa Capres dan Cawapres dicalonkan Parpol (partai politik) atau gabungan Parpol dengan perolehan 20 persen kursi di DPR atau 25 persen perolehan suara sah pada Pemilu Legislatif,” ujarnya.

Meski demikian, tidak ada yang salah dengan fenomena tersebut. Sebab, masyarakat dijamin serta dilindungi oleh Undang-undang untuk bebas menyuarakan aspirasinya.

“Idealnya suara ini terus didorong agar dapat didengar oleh pengambil keputusan di masing-masing partai politik,” demikian Adib.

Nama Ketua KPK RI Firli Bahuri belakangan ini mulai dibicarakan anggota masyarakat. Di beberapa kota bahkan sudah ada kelompok relawan yang dengan terbuka mengatakan mendukung Firli untuk maju dalam Pilpres 2024.


Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Catat 94 Ribu Pejabat Belum Lapor LHKPN

Minggu, 29 Maret 2026 | 10:20

Implementasi PP Tunas Jangan Sekadar Formalitas

Minggu, 29 Maret 2026 | 10:13

Gelombang Aksi “No Kings” Meledak di Seluruh AS, Tuntut Trump Lengser

Minggu, 29 Maret 2026 | 09:25

87 Persen Penyelenggara Negara Sudah Lapor LHKPN

Minggu, 29 Maret 2026 | 09:22

Kejagung Bongkar Praktik Tambang Ilegal Samin Tan

Minggu, 29 Maret 2026 | 09:01

Pramono Upayakan Tak Ada PHK di Tengah Wacana Pembatasan Belanja Pegawai

Minggu, 29 Maret 2026 | 08:46

Pemerintah Wajibkan Platform Digital Patuhi PP Tunas Tanpa Kompromi

Minggu, 29 Maret 2026 | 08:32

Kemenhaj Optimistis Operasional Haji 2026 Sesuai Rencana

Minggu, 29 Maret 2026 | 08:10

WFH Jumat Bisa Ciptakan Life Balance dan Tetap Produktif

Minggu, 29 Maret 2026 | 07:30

Pemprov DKI Dukung Program Presiden soal Hunian Layak Warga Rel

Minggu, 29 Maret 2026 | 07:15

Selengkapnya