Berita

Google Maps/Net

Dunia

Demi Keselamatan, Google Non-Aktifkan Informasi Langsung Google Maps di Ukraina

SENIN, 28 FEBRUARI 2022 | 13:30 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Perusahaan teknologi Google Alphabet Inc telah menonaktifkan sementara beberapa alat Google Maps di Ukraina, yang memberikan informasi langsung terkait kondisi lalu lintas.

Pada Minggu (27/2), Google mengatakan, langkah itu dilakukan demi kesalamatan penduduk Ukraina, setelah melakukan konsultasi dengan sumber-sumber, termasuk otoritas setempat.

Dikutip Reuters, sejumlah alat yang dinonaktifkan membuat informasi langsung terkait lalu lintas hingga kepadaan toko dan restoran di Ukraina tidak diketahui.


Seorang profesor di Institut Studi Internasional Middlebury California mengatakan Google Maps membantunya melacak pergerakan Rusia menuju perbatasan, beberapa jam sebelum Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan serangan itu.

Putin mengumumkan Operasi Militer Khusus di Ukraina pada Kamis (24/2), setelah mengakui Donetsk dan Luhansk sebagai negara yang merdeka.

Memasuki hari kelima, sebanyak hampir 400 ribu warga sipil, terutama perempuan dan anak-anak, sudah menginggalkan Ukraina dan pergi ke negara-negara tetangga.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya