Berita

Desain bangunan IKN Nusantara/Net

Politik

Jadi Tonggak Sejarah, Zulfikar Arse: Zero Tolerance untuk KKN di Pembangunan IKN Nusantara

SENIN, 28 FEBRUARI 2022 | 00:06 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Wacana memindahkan ibukota negara (IKN) sudah muncul sejak era Presiden Soekarno dan baru bisa dilakukan setelah ada landasan hukum berupan undang-undang di era Presiden Joko Widodo.

Begitu dikatakan anggota Komisi II DPR RI RI Zulfikar Arse Sadikin dalam webinar Borneo Muda dengan tema “Kesuksesan Pemindahan Ibu Kota Negara di Dunia, Potret Loncatan Kemajuan IKN Nusantara”, pada Sabtu (26/2).

"Pemindahan IKN adalah rencana lama yang akhirnya baru sungguh-sungguh dilakukan pada masa pemerintahan Presiden Jokowi yang secara resmi sudah disahkan melalui UU 3/2022 tentang IKN Nusantara," kata Zulfikar.


Zulfikar mengatakan, IKN Nusantara yang akan dibangun di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur ini, akan menjadi sejarah baru bagi peradaban Indonesia.

"IKN Nusantara ini merupakan tonggak sejarah dari bangsa Indonesia sendiri yang berbeda dari ibukota sebelumnya yakni DKI Jakarta yang masih erat dengan pengaruh masa kolonial VOC dan Kerajaan Belanda," terangnya.

Untuk mensukseskan pembangunan IKN Nusantara, legislator Partai Golkar ini mengajak semua elemen bisa mengawal bersama-sama agar tidak terjadi penyimpangan.

"Penting bagi kita untuk mengawal proses pembangunan IKN Nusantara ini, dengan spirit zero tolerance terhadap perilakukan korupsi, kolusi dan nepotisme yang bisa menganggu berjalannya proses pembangunan," katanya.

Sementara itu, Duta Besar Indonesia untuk Kazakhstan dan Tajikistan, Fadjroel Rahman, mengklaim bahwa rencana pemindahan ibukota negara dari Jakarta ke Kalimantan Timur dinantikan duta besar negara sahabat.

Bahkan, kata mantan Jurubicara Presiden Jokowi ini, antusiasme negara sahabat sering kali tersirat dari pertanyaan kapan ibukota negara akan pindah.

"Waktu saya bertemu dengan para dubes di sini (Kazakhstan). Mereka tanya, kapan Indonesia pindah ke ibu kota negara yang baru? Semua sangat antusias," pungkas putra daerah Banjarmasin, Kalimantan Selatan ini.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

UPDATE

Fakta Sidang Blueray Cargo: Kode BC1 Mengarah ke Djaka Budi Utama

Senin, 15 Juni 2026 | 18:15

Anak Buah Bahlil Irit Bicara Usai 7 Jam Diperiksa KPK

Senin, 15 Juni 2026 | 18:08

KPU Patok Anggaran Rp4,6 Triliun di Tahapan Awal Pemilu 2029

Senin, 15 Juni 2026 | 17:59

IHSG-Rupiah Menguat Sore Ini Usai AS-Iran Sepakat Damai

Senin, 15 Juni 2026 | 17:47

Demo Mahasiswa Ucapkan Selamat Atas Kegagalan Prabowo-Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 17:46

Wapres Gibran Terima Perwakilan Mahasiswa di Tengah Unjuk Rasa

Senin, 15 Juni 2026 | 17:23

Sifra Kejar Cita-cita di Sekolah Rakyat Demi Bantu Orang Tua Disabilitas

Senin, 15 Juni 2026 | 17:19

Demi Kepercayaan Masyarakat, Mahasiswa UBK Desak MBG Dihentikan

Senin, 15 Juni 2026 | 17:06

Komisi II DPR: KPU dan Bawaslu akan Tetap Eksis di 2027

Senin, 15 Juni 2026 | 16:47

DPR Minta Kejagung Tingkatkan Anggaran Perkara untuk Kejati dan Kejari

Senin, 15 Juni 2026 | 16:47

Selengkapnya