Berita

Direktur Eksekutif Indopol Survey, Ratno Sulistiyanto saat rilis hasil survei nasional/RMOL

Politik

Survei Indopol: Ganjar Tertinggi, Beda Tipis dengan Prabowo-Anies

MINGGU, 27 FEBRUARI 2022 | 17:45 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan sebagai sosok berlatarbelakang kepala daerah yang masih menjadi pilihan publik untuk menjadi pemimpin Indonesia atau Presiden di 2024 mendatang.

Berdasarkan hasil survei yang diselenggarakan oleh Indopol Survey, Ganjar-Anies disebut melejit atas survei periode Januari 2022 yang diselenggarakan pada 18-25 Januari 2022.

Direktur Eksekutif Indopol Survey, Ratno Sulistiyanto mengatakan, latar belakang kepala daerah masih menjadi pilihan publik di dalam mempertimbangkan calon pemimpin nasional ke depan.


Temuan data Indopol, sebesar 23,66 persen publik pemimpin nasional kedepan diisi oleh kepala daerah, disusul dari kalangan TNI sebesar 21,63 persen, dan ketiga adalah dari golongan intelektual atau cendikiawan sebesar 16,91 persen.

Selebihnya, di bawah 10 persen menjadi pilihan publik, termasuk ketua partai politik (Parpol) hanya sebesar 4,15 persen.

"Hal tersebut terkonfirmasi oleh temuan survei dalam pertanyaan terbuka, yakni figur tokoh nasional yang menurut publik layak menjadi pemimpin Indonesia atau Presiden 2024 tidak didominasi oleh ketua parpol, kecuali hanya Prabowo dan AHY," ujar Ratno dalam rilisnya, Minggu (27/2).

Temua survei kata Ratno, menunjukkan bahwa Ganjar Pranowo tertinggi, yakni 16,18 persen disusul oleh Prabowo Subianto sebesar 15,85 persen dan Anies 14,88 persen.

"Sementara Jokowi hanya 5,28 persen, kemudian Ridwan Kamil 4,55 persen, Sandiaga Uno 4,76 persen, Ahok 2,76 persen, dan AHY 2,28 persen, dan lainnya mendapat apresiasi di bawah 2 persen," kata Ratno.

Survei ini kata Ratno, juga menemukan bahwa tren popularitas, liketabilitas dan elektabilitas dalam pertanyaan semi terbuka dengan 22 nama calon Presiden 2024, menunjukkan sosok Ganjar memiliki tingkat elektabilitas tertinggi 20,49 persen, dan efektif dalam memanfaatkan popularitasnya.

"Posisi kedua beda tipis adalah Prabowo Subianto 20,33 persen, ketiga Anies Baswedan 19,02 persen, di mana angka-angka ini naik dari survei sebelumnya bulan November 2021, dan selisihnya pun sudah mulai tidak jauh antar ketiga nama tersebut," pungkas Ratno.

Pengambilan sampel survei ini dilakukan dengan cara multistage random sampling dengan responden sebanyak 1.230 orang dengan margin error kurang lebih sebesar 2,8 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya