Berita

Marsekal TNI (Purn) Chappy Hakim/Repro

Nusantara

Tiga Hal Penting Ini Jadi Wejangan Chappy Hakim untuk Calon Wisudawan UGM

MINGGU, 27 FEBRUARI 2022 | 16:58 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Integritas, etika, dan inklusivisme menjadi tiga hal penting yang perlu diperhatikan oleh para lulusan perguruan tinggi.

Begitu wejangan dari Marsekal TNI (Purn) Chappy Hakim dalam kegiatan virtual "Sinergi UGM dan KAGAMA dalam rangka Pembekalan Calon Wisudawan Program Sarjana dan Diploma Periode Februari 2022" pada Selasa (22/2).

Kegiatan dimulai dengan mendengarkan lagu Indonesia Raya dan Hymne Universitas Gadjah Mada (UGM). Kemudian dilanjutkan sesi foto bersama.


Setelahnya, Wakil Rektor bidang Kerjasama dan Alumni Prof. Dr. Paripurna dan Wakil Sekretaris Jenderal PP KAGAMA Prof. Wihana Kirana Jaya memberikan sambutan.

Diskusi kemudian berlangsung dengan menghadirkan dua narasumber, yaitu Chappy dan Wakil Direktur Utama PT Aviasi Wisata Indonesia Edwin Hidayat Abdullah.

Dalam paparannya, Chappy yang merupakan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) periode 2002-2005 menekankan tentang menanam sikap "Can Do Oriented" dan pentingnya masalah integritas, moral dan karakter.

Ia juga mengurai isu kemajuan teknologi dan inovasi. Pada bagian ini, ia menyoroti masalah kemajuan teknologi kedirgantaraan.

"Kasus FIR (Flight Information Region) yang belakangan menjadi trending topik di tingkat nasional diangkat karena terkait erat dengan kemajuan teknologi dan inovasi yang menyertainya dalam persepsi dan pemahaman wawasan kebangsaan," kata Ketua Pusat Studi Air Power (PSAPI) itu.

Chappy juga menutup pemaparannya dengan membahas arti kepemimpinan dan kedisiplinan.

Sementara itu, pembicara berikutnya, Edwin Hidayat Abdullah, membahas perjalanan pengalaman dalam menempuh kariernya setelah selesai menjalankan pendidikan di UGM. Ia juga menekankan pentingnya kepercayaan diri dan menghindarkan sikap tinggi hati untuk para lulusan.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya