Berita

Kerusakan yang diakibatkan serangan Rusia terhadap Ukraina/Net

Dunia

PBB: Serangan Rusia Tewaskan 64 Warga Sipil, 150 Ribu Lainnya Tinggalkan Ukraina

MINGGU, 27 FEBRUARI 2022 | 09:34 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Badan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) telah mencatat sedikitnya 240 korban sipil, dengan 64 di antaranya meninggal dunia sejak invasi Rusia ke Ukraina.

Dikutip Al Jazeera pada Minggu (27/2), angka korban yang jatuh di lapangan diyakini jauh lebih tinggi karena banyak laporan belum dikonfirmasi.

Selain itu, OCHA juga mencatat sudah ada lebih dari 150 ribu warga Ukraina yang meninggalkan negara sejak awal serangan yang diperintahkan oleh Vladimir Putin pada Kamis (24/2).


Di samping itu, kerusakan infrastruktur sipil telah membuat ratusan ribu orang kehilangan akses ke listrik atau air, sebagian besar di utara, timur dan selatan Ukraina.

Sementara korban terus berjatuhan, pasukan Rusia dilaporkan terus mendekati Kiev.

Menurut keterangan Walikota Vasylkiv, Natalia Balasinovich, rudal Rusia telah menghantam kotanya yang berada di barat daya Kiev. Sebuah SPBU juga ikut terhantam dan terbakar.

“Musuh ingin menghancurkan segala sesuatu di sekitarnya,” kata Balasinovich.

Menanggapi serangan Rusia, negara-negara Barat telah berkomitmen memberikan bantuan militer. Amerika Serikat (AS) bersama Kanada, Inggris, Jerman, dan Prancis juga telah memblokir bank-bank Rusia dari sistem perbankan global SWIFT.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya