Berita

Serangan Rusia ke Ukraina/Net

Dunia

Pasukan Rusia Mendekat, Ukraina Minta Warga Obolon Buat Bom Molotov

JUMAT, 25 FEBRUARI 2022 | 20:17 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Warga Ukraina diminta selalu waspada dan membuat bom molotov untuk menghadapi invasi pasukan Rusia.

Kementerian Pertahanan Ukraina pada Jumat (25/2) meminta warga di distrik utara Kiev, Obolon untuk tetap di dalam rumah dan memberi tahu pemerintah tentang setiap pergerakan pasukan dan peralatan militer Rusia.

"Buat bom molotov, lawan penjajah! Penduduk yang damai, hati-hatilah! Jangan keluar rumah!" kata Kemhan di Twitter dalam Bahasa Ukraina.


Mengutip pihak berwenang di Kiev, Reuters melaporkan pasukan musuh sedang mendekat ke Obolon.

Pada Jumat pagi, tank Rusia memasuki Kiev saat kota itu diguncang ledakan dan tembakan.

Sehari sebelumnya, Kamis (24/2), Presiden Vladimir Putin mengumumkan operasi militer khusus Rusia ke Ukraina. Invasi militer skala penuh menyebabkan 137 orang tewas pada hari pertama.

Pada Kamis pagi, ledakan terdengar di Kiev.

Dalam pidatonya, Presiden Volodymyr Zelensky mengonfirmasi bahwa serangan Rusia dilanjutkan hingga pukul 4 pagi waktu setempat dan mengatakan negaranya telah “dibiarkan sendiri” untuk mempertahankan diri.

“Mereka membunuh orang dan mengubah kota-kota damai menjadi sasaran militer. Itu busuk dan tidak akan pernah dimaafkan," ujar Zelensky.

Dalam pernyataan lain di Twitter, Kemhan mengatakan bahwa negara itu mencabut batasan usia pada perekrutan tentara. Selain itu, penjaga perbatasan Ukraina mengatakan laki-laki berusia 18-60 tahun tidak diizinkan meninggalkan negara itu.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

MAKI Heran KPK Tak Kunjung Tahan Tersangka Korupsi CSR BI

Selasa, 13 Januari 2026 | 20:11

Keadilan pada Demokrasi yang Direnggut

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:54

Program MBG Tetap Harus Diperketat Meski Kasus Keracunan Menurun

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:51

Oegroseno: Polisi Tidak Bisa Nyatakan Ijazah Jokowi Asli atau Palsu

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:48

Ketum PBMI Ngadep Menpora Persiapkan SEA Games Malaysia

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

Sekolah Rakyat Simbol Keadilan Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

110 Siswa Lemhannas Siap Digembleng Selama Lima Bulan

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:30

PBNU Bantah Terima Aliran Uang Korupsi Kuota Haji

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:08

Demokrat Tidak Ambil Pusing Sikap PDIP Tolak Pilkada Via DPRD

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:57

Amankan BBE-Uang, Ini 2 Kantor DJP yang Digeledah KPK

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:40

Selengkapnya