Berita

Direktur Eksekutif Oversight of Indonesia's Democratic Policy, Satyo Purwanto/Net

Politik

Pengamat: Ketoprak Humor Cak Imin Berbahaya dan Bikin Indeks Demokrasi Makin Suram

JUMAT, 25 FEBRUARI 2022 | 09:30 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Penundaan Pemilu 2024 yang diusulkan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin dapat menambah suram indeks demokrasi Indonesia.

Direktur Eksekutif Oversight of Indonesia's Democratic Policy, Satyo Purwanto mengatakan, ide memundurkan pemilu dianggap sudah basi.

"Mungkin saja Cak Imin lagi main 'ketoprak humor'. Ide memundurkan pemilu sudah basi, karena pemerintah dan DPR sudah sepakat menetapkan jadwal Pemilu 2024 sesuai amanat UU," ujar Satyo kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (25/2).


Pemilu, kata Satyo, tetap diselenggarakan pada 2024 sebagaimana UU 7/2017 dan UU 10/2016, sedangkan tahapan Pemilu digelar pada 14 Februari 2024.

Satyo pun meminta kepada para elite partai politik bersikap bijak dalam menyampaikan ide dan gagasan.

"Karena salah satu peran parpol adalah harus ikut mencerdaskan bangsa, dalam hal ini edukasi partisipasi aktif dan bertanggung jawab dalam politik kekuasaan," kata Satyo.

Ide memundurkan pemilu bukan saja melanggar UU, namun akan memicu fragmentasi di grass root partai politik.

"Yang pada akhirnya akan mempengaruhi hajat hidup orang banyak. Saat ini ide tersebut sangat berbahaya dan sudah pasti akan menambah suram indeks demokrasi di Indonesia," pungkas Satyo.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

RUU Perampasan Aset Diusulkan Ganti Nama, Berikut Nomenklaturnya

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:07

Purbaya Sudah Cairkan Rp20,5 Triliun ke 490 Pemda buat Gaji PPPK

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:52

Koperasi Jadi Kunci Hilirisasi Sawit dan Penguatan Daya Tawar Petani

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:50

Songs for Sumatera-Human Initiative Pulihkan Fasilitas MIN 4 Aceh Tamiang

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:38

Subsidi Pertalite Bocor, Kelompok Kaya Masih Nikmati Kucuran Negara

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:32

Pengacara Gus Yaqut Bongkar Duduk Persoalan Pembagian Kuota Haji Tambahan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:16

Usai Bertemu Purbaya, Bahlil Bakal Perketat Orang Kaya yang Pakai Pertalite

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:58

12 Saksi Diperiksa, Sekretaris Kepala BGN Ikut Terseret Kasus MBG

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:46

Rudy Tanoe Irit Bicara soal Korupsi Penyaluran Bansos Usai Diperiksa KPK 4,5 Jam

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:42

Selengkapnya