Berita

Presiden FIFA, Gianni Infantino/Repro

Sepak Bola

Kutuk Invasi Rusia ke Ukraina, Presiden FIFA Berharap Perdamaian Segera Kembali

JUMAT, 25 FEBRUARI 2022 | 06:10 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Serangan Rusia terhadap Ukraina menjadi keprihatinan pihak federasi sepak bola dunia, FIFA. Terlebih, pada akhir Maret mendatang Rusia akan menggelar babak play-off kualifikasi Piala Dunia 2022.

Presiden FIFA Gianni Infantino bahkan mengaku terkejut Rusia akhirnya memutuskan untuk melakukan serangan militer ke wilayah Ukraina.

"Seperti banyak yang dialami orang lain, pagi ini saya terkejut saat bangun tidur. Saya terkejut dengan apa yang saya lihat. Saya khawatir dan prihatin dengan situasi ini. FIFA mengutuk penggunaan kekuatan," ucap Infantino dalam konferensi pers yang dikutip dari laman resmi FIFA, Jumat (25/2).


"Kami meminta seluruh pihak untuk mengembalikan perdamaian melalui sebuah dialog konstruktif. FIFA pun menyampaikan dukungan solidaritas bagi mereka yang terdampak oleh konflik ini," sambungnya.

Lebih lanjut, Infantino pun memastikan FIFA akan segera melakukan keputusan yang terkait dengan sepak bola di dua negara tersebut. Termasuk pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2022.

Rusia sendiri terancam gagal lolos ke Piala Dunia 2022, menyusul adanya desakan dari negara-negara yang akan dan berpotensi menjadi lawan mereka di babak kualifikasi.

Rusia memang akan menjadi tuan rumah play-off Piala Dunia 2022 dengan Polandia pada 24 Maret. Jika menang, mereka akan melawan pemenang antara Republik Ceska dan Swedia pada 29 Maret.

Namun asosiasi sepak bola Polandia, Swedia, dan Republik Ceska telah mendesak FIFA agar Rusia tidak diizinkan lagi menjadi tuan rumah kualifikasi Piala Dunia bulan depan, menyusul invasi ke Ukraina.

Mereka berharap FIFA dan UEFA segera mengambil keputusan dan menemukan tempat alternatif untuk menggelar pertandingan.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

TNI Gandeng Bulog Hadirkan Program Pangan Murah di Puncak Jaya

Kamis, 02 April 2026 | 03:59

Jadwal KA Ciremai Dipastikan Kembali Normal

Kamis, 02 April 2026 | 03:46

KUR dan Salah Arah Subsidi Negara

Kamis, 02 April 2026 | 03:20

Gugatan Forum Purnawirawan TNI Bertujuan agar Kasus Ijazah Jokowi Rampung

Kamis, 02 April 2026 | 02:55

Umrah Prajurit dan ASN TNI

Kamis, 02 April 2026 | 02:39

Ledakan SPBE Cimuning Turut Porak-Porandakan Pemukiman Warga

Kamis, 02 April 2026 | 02:16

JK: Kalau BBM Murah, Orang akan Pakai Seenaknya

Kamis, 02 April 2026 | 01:59

AS Beri Sinyal Belum Ingin Akhiri Perang dengan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 01:37

Wamen Fajar: Model Soal TKA Cocok buat Kebutuhan Masa Depan

Kamis, 02 April 2026 | 01:12

Danantara Didorong Percepat Proyek Hilirisasi dan Waste to Energy

Kamis, 02 April 2026 | 00:54

Selengkapnya