Berita

Ketua Umum DPP KNPI Haris Pertama usai bersaksi di PN Jakarta Pusat dalam kasus ujaran kebencian Ferdinand Hutahaean/RMOL

Politik

Haris Pertama: Pak Jokowi, Pak Kapolri Tolong Buka ke Publik Siapa yang Ingin Habisi Saya

SELASA, 22 FEBRUARI 2022 | 21:48 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Ketua Umum DPP KNPI Haris Pertama menyesalkan penganiayaan yang menimpannya dilakukan oleh orang-orang suruhan.

Untuk itu, Haris meminta agar sosok yang menyuruh melakukan penganiayaan itu diungkap kepada publik.

“Mereka di bayar untuk melakukan penganiayaan yang mengakibatkan diri saya hampir saja kehilangan nyawa, tolong pak Jokowi, dan pak Listyo Sigit, buka ke publik siapa oknum yang ingin mencelakai diri saya dan mungkin ingin menghabisi saya,” kata Haris dalam unggahanya di Twitter, Selasa malam (22/2).


Polda Metro Jaya berhasil menangkap tiga dari empat pelaku pengeroyokan Haris di halaman parkir restoran Garuda, Cikini, Jakarta Pusat pada Senin siang.

Pelaku yang bekerja sebagai debt collector itu merupakan orang suruhan yang dibayar satu juta untuk “menghabisi Haris.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes E Zulpan menyampaikan, hingga saat ini, penyidik masih melakukan pendalaman terhadap motif pelaku. Zulpan menyampaikan rilis penangkapan ini sengaja dilakukan di awal meski motif pelaku belum diketahui, hal tersebut dilakukan guna menghindari timbulnya spekulasi liar.

“Kami minta dirilis hari ini jadi masih berkembang jauh banget,” terang Zulpan.

Adapun ketiga pelaku yang ditangkap yaitu, NS, JT dan SN. Ketiganya merupakan kelahiran Ambon dan berprofesi sebagai debt collector alias mata elang.

“(Profesi) swasta (debt collector),” demikian Zulpan.




Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Catat 94 Ribu Pejabat Belum Lapor LHKPN

Minggu, 29 Maret 2026 | 10:20

Implementasi PP Tunas Jangan Sekadar Formalitas

Minggu, 29 Maret 2026 | 10:13

Gelombang Aksi “No Kings” Meledak di Seluruh AS, Tuntut Trump Lengser

Minggu, 29 Maret 2026 | 09:25

87 Persen Penyelenggara Negara Sudah Lapor LHKPN

Minggu, 29 Maret 2026 | 09:22

Kejagung Bongkar Praktik Tambang Ilegal Samin Tan

Minggu, 29 Maret 2026 | 09:01

Pramono Upayakan Tak Ada PHK di Tengah Wacana Pembatasan Belanja Pegawai

Minggu, 29 Maret 2026 | 08:46

Pemerintah Wajibkan Platform Digital Patuhi PP Tunas Tanpa Kompromi

Minggu, 29 Maret 2026 | 08:32

Kemenhaj Optimistis Operasional Haji 2026 Sesuai Rencana

Minggu, 29 Maret 2026 | 08:10

WFH Jumat Bisa Ciptakan Life Balance dan Tetap Produktif

Minggu, 29 Maret 2026 | 07:30

Pemprov DKI Dukung Program Presiden soal Hunian Layak Warga Rel

Minggu, 29 Maret 2026 | 07:15

Selengkapnya