Berita

Ketua Umum DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Haris Pertama/Net

Politik

Ketum KNPI Haris Pertama Dilarikan ke RSCM, Diserang Orang Tidak Dikenal di Cikini

SENIN, 21 FEBRUARI 2022 | 14:49 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Ketua Umum DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Haris Pertama diserang orang tidak dikenal pada siang ini, Senin (21/2).

Haris Pertama diserang sekelompok orang saat berada di restoran Garuda yang berada di daerah Cikini, tepatnya di depan Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat.

Dalam foto yang dikirim Haris Pertama ke redaksi, tampak ada sayatan di atas pelipis mata sebelah kanan. Sementara bagian wajah lainnya terlihat sejumlah benjolan.


“Saat ini Ketua Umum DPP KNPI Haris Pertama sedang dilarikan ke RSCM,” bunyi pesan yang diterima dari Haris Pertama sesaat lalu.

Sebelumnya, Haris Pertama mengatakan akan hadir sebagai saksi dalam kasus ujaran kebencian dengan terdakwa Ferdinand Hutahaean.

"Iya untuk jadi saksi besok di pengadilan, kasusnya Ferdinand," ujar Haris kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin siang (21/2).

Haris Pertama merupakan pelapor kasus “Allahmu lemah” Ferdinand Hutahaean. Sedianya, besok dia akan memberi kesaksian di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus) bersama dua orang lainnya dari pihak KNPI juga akan dihadirkan sebagai saksi.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya