Berita

Tentara Ukraina selama latihan militer di wilayah Luhansk pada 2021/Net

Dunia

Pasukan Ukraina Serang 27 Pemukiman di Lugansk

SENIN, 21 FEBRUARI 2022 | 06:40 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Angkatan bersenjata Ukraina dituding kembali melakukan pelanggaran gencatan senjata. Otoritas negara boneka Republik Rakyat Lugansk (LPR) melaporkan kepada  Pusat Pengendalian dan Koordinasi Bersama (JCCC)  bahwa pelanggaran tersebut termasuk menyerang 27 pemukiman.

"Total ada 49 pelanggaran yang dilakukan pasukan Ukraina dalam beberap hari belakangan. Beberapa di antaranya menggunakan senjata berat,” kata misi LPR di saluran Telegramnya, seperti dikutip dari TASS, Minggu (20/2).

Ketegangan di Ukraina timur semakin meninggi dalam beberapa hari terakhir.


Republik Rakyat Lugansk (LPR) dan Republik Rakyat Donetsk (DPR), dua wilayah yang dikuasai separatis dan didukung Rusia, melaporkan bahwa pasukan Kiev membombardir wilayah mereka yang menyebabkan kerusakan fasilitas umum dan melukai beberapa orang.

Pada Sabtu (19/2), pasukan Kiev juga menembaki enam pemukiman di DPR. Menurut laporan yang diposting di saluran Telegram misi DPR, kota-kota yang diserang itu antarav lain Dokuchayevsk, Oktyabr, Sosnovskoye, Aleksandrovka dan Spartak.

Penembakan itu membuat marah pemimpin DPR maupun LPR. Mereka mengatakanm Kiev telah berulang kali melanggar upaya gencatan senjata seperti yang tercantum dalam Perjanjian Minsk.

Perjanjian tersebut mengatur upaya gencatan senjata antara pasukan Pemerintah Ukraina dan separatis DPR dan LPR yang didukung Rusia di timur Ukraina.

Para pemimpin LPR dan DPR, Leonid Pasechnik dan Denis Pushilin, pada Jumat (18/2) mengumumkan tindakan evakuasi warga karena situasi yang semakin mengkhawatirkan. Evakuasi dilakukan dengan bantuan Rusia ke Wilayah Rostov, dekat perbatasan Ukraina-Rusia.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ini Pesan SBY untuk Pemerintahan Prabowo soal Langkah Stabilisasi Ekonomi

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:45

Pengusaha Perikanan jadi Tersangka Kasus Alih Fungsi Lahan di Batang

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:19

Atlet Terbaik Taekwondo Asia Siap Tampil di Jakarta pada Agustus Mendatang

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:55

SBY: Masih Tersedia Opsi dan Solusi dari Otoritas Moneter dan Fiskal Kita

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:31

Reformasi MBG dan Menjaga Asa Prabowo

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:02

Program MBG Jangan Dihancurkan Gegara Tata Kelola Bermasalah

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:42

Danantara Perkuat Fokus Bisnis Telkom Lewat Pemangkasan Anak Usaha

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:21

Said Didu soal Kasus BGN: Prabowo Betul-betul Dikhianati

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:07

Kapuspen TNI: Media Miliki Peran Strategis Mencerdaskan Bangsa

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:50

DPD Minta Dapur MBG yang Sudah Berjalan Jangan Diputus Mendadak

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:30

Selengkapnya