Berita

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno saat resmikan kerja sama dengan Dona Sport/Repro

Politik

Dorna Sport Pemegang Hak Komersial MotoGP, Sandiaga Yakin Pariwisata Indonesia Makin Dilirik Dunia

MINGGU, 20 FEBRUARI 2022 | 18:54 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif resmi melakukan kerja sama dengan pihak Dorna Sport sebagai pemegang hak komersial untuk olahrga MotoGP.

Atas kerja sama itu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno meyakini Indonesia akan menjadi destinasi wisata yang semakin dilirik dunia.

Ia berkata, perhatian dunia mulai makin meningkat saat diselenggarakannya MotoGP di Indonesia. Dengan dihelatnya MotoGP, Indonesia berpeluang melaksanakan agenda internasional lain kedepannya.


"Kami optimis perhelatan MotoGP dapat mendongkrak sektor pariwisata dan kami yakin Indonesia akan menjadi destinasi wisata yang semakin dilirik dunia," kata Sandiaga dilansir dari Twitternya, Minggu (20/2).

Politisi Gerindra itu mengaku bersyukur, setelah 25 tahun menanti akhirnya Moto GP bisa dilaksanakan di Indonesia.

"Jutaan fans @MotoGP di Indonesia, mana suaranya? Tadi malam kami menandatangani kesepakatan kerja sama dengan Dorna Sport pemegang hak komersial untuk olahraga MotoGP," kata Sandiaga.

Mantan Wagub DKI Jakarta ini memprediksi MotoGP akan membawa dampak pada kebangkitan ekonomi. Ia kemudian menyebutkan peluang ekomoni atas perhelatan Moto GP sumbangan terhadap ekonomi lokal sebesar Rp 500 miliar.

Selain itu, Sandiaga Uno juga menyatakan bahwa setidaknya telah menciptakan lapangan kerja hingga 50 ribu.

Sandiaga menambahkan, antuasis masyarakat dan keindahan alam Indonesia akan membuat MotoGP di Mandalika menjadi acara yang ikonik.

"Melalui perjanjian kerja sama yang akan kita temukan hari ini diharapkan dapat menjadi tonggak besar bagi pariwisata Indonesia, serta menciptakan dampak positif berkelanjutan jangka panjang bagi perekonomian negara kita," ujar Sandiaga.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya