Berita

Warga sipil Ukraina mengikuti pelatihan militer hadapi kemungkinan serangan Rusia/Net

Dunia

Ikut Latihan Militer Hadapi Agresi Rusia, Warga Sipil Ukraina: Kami Harus Bersiap Membela Diri

MINGGU, 20 FEBRUARI 2022 | 12:27 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Warga sipil Ukraina, termasuk perempuan mendapat pelatihan militer untuk bersiap menghadapi kemungkinan agresi Rusia.

Pelatihan dilakukan untuk berbagai kelompok usia, dengan sesi digelar di bekas kompleks industri di wilayah Desnyanskyi dekat ibukota Kiev.

Dikutip Anadolu Agency, para peserta mempelajari cara menggunakan senjata, maju di area terbuka, mengamankan bangunan, mengamati sekelilingnya, dan berkomunikasi.


Nantinya mereka akan menjadi bagian dari pasukan pertahanan teritorial negara yang tergabung dalam Angkatan Bersenjata Ukraina tahun ini.

Salah satu peserta pelatihan berusia 55 tahun mengatakan invasi Rusia sekarang sangat mungkin terjadi.

“Memiliki tetangga gila yang selalu berusaha membunuh Anda bisa memaksa Anda untuk bersiap, membela keluarga Anda, rumah Anda. Itu sebabnya kami, sebagai warga sipil, menerima pelatihan ini," ujarnya.

Sementara itu, seorang wanita berusia 25 tahun bernama Zoryana mengatakan semua orang di Ukraina harus berkomitmen untuk mendapatkan pelatihan guna melindungi diri.

Negara-negara Barat menuduh Rusia mengumpulkan lebih dari 150.000 tentara di dekat Ukraina, memicu kekhawatiran bahwa Rusia dapat merencanakan serangan militer terhadap negara tersebut.

Moskow telah berulang kali membantah rencana untuk menyerang Ukraina dan menuduh negara-negara Barat merusak keamanan Rusia melalui ekspansi NATO ke perbatasannya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya