Berita

Menteri BUMN Erick Thohir/Net

Politik

Filosofi Kopi Ala Erick Thohir, Berhasil Dekatkan Program BUMN dengan Masyarakat

SABTU, 19 FEBRUARI 2022 | 18:22 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Menteri BUMN Erick Thohir diprediksi menjadi kuda hitam pada gelaran Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 dengan tren elektabilitas yang terus meningkat.

Itu lantaran konsep "filosofi kopi" sukses diterjemahkan dengan baik dalam berbagai program BUMN berhasil mendapat respon positif di masyarakat.

Konsep Filosofi Kopi tersebut, dikatakan Direktur Rumah Politik Indonesia Fernando Emas, sangat tepat dengan kondisi masyarakat Indonesia saat ini, di mana ekonomi masyarakat benar-benar terpuruk usai dihantam badai pandemi Covid-19.


“Dengan konsep tersebut, Erick dianggap sebagai tokoh yang cocok untuk meneruskan pemerintahan Jokowi yang selama ini selalu berusaha ingin melakukan pemerataan dalam setiap program pembangunnya,” kata Fernando dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (19/2).

Menurutnya, keberhasilan Erick Thohir dalam menjalankan program di BUMN dapat dilihat dengan kepercayaan masyarakat Indonesia yang ingin dia maju di Pilpres 2024.

“Hal tersebut dibuktikan dengan tingkat elektabilitas Erick berdasarkan hasil lembaga survei terus meningkat. Terobosan-terobosan Erick sepertinya menimbulkan kepercayaan dan harapan kepada Erick untuk menjadi Presiden atau Wakil Presiden pada periode yang akan datang,” terangnya.

Konsep filosofi kopi, kata Fernando, merupakan upaya dari Erick Thohir dalam menata ekosistem ekonomi untuk mewujudkan pemerataan ekonomi di Indonesia agar seimbang dan berkeadilan.

“Tentunya atas konsep tersebut semua komponen bangsa akan terlibat dan ikut serta memberikan kontribusi yang hasilnya juga akan dinikmati bersama,” paparnya.

Fernando menambahkan, keberhasilan Erick Thohir dalam membenahi perusahaan-perusahaan yang berada di bawah Kementerian BUMN memberikan dampak yang besar bagi masyarakat.

“Tidak bisa dipungkiri bahwa keberhasilan dan keberanian Erick Thohir dalam membenahi perusahaan BUMN yang ada dibawah Kementerian yang dipimpin secara perlahan namun pasti mendapatkan perhatian masyarakat,” katanya.

Erick Thohir, masih kata Fernando, secara perlahan sudah mulai membuktikan bahwa dirinya bukanlah pemimpin yang elitis.

“Karena masyarakat pada Pilpres 2024 yang akan datang masih mencari sosok pemimpin yang dianggap dekat dengan masyarakat," pungkasnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

BNI Ingatkan Nasabah, Waspada Modus Penipuan BNIdirect

Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:06

Diduga Palsukan KTA, Sekjen dan Waketum PPP Dipolisikan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:47

DPR Nilai Dukungan Publik terhadap Program MBG Tetap Kuat Meski Diterpa Kasus Korupsi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:09

Seleksi Pejabat Kemenag Kini Makin Ketat, Rekam Jejak Jadi Penentu

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:04

Soal Protes Kenaikan BBM, DPR Ingatkan Harga di Indonesia Masih Relatif Murah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:34

Program Padat Karya Jaga Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:29

Kejagung: Motor Listrik MBG Bukan untuk Disita, Tapi Segera Disalurkan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:24

LEMIGAS dan Pertagas Resmi Berkolaborasi di Proyek Cisem II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:55

Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:51

Bank Mandiri Siapkan Rp1,95 Triliun untuk Lunasi Green Bond Seri A

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:33

Selengkapnya