Berita

Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan/Setpres

Politik

PAN Sudah Terlalu Lama di-PHP, Kapan Reshuffle Kabinet Pak Jokowi?

SABTU, 19 FEBRUARI 2022 | 09:24 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Hingga saat ini, belum ada sinyal perombakan kabinet yang ditunjukkan pemerintah usai masuknya Partai Amanat Nasional (PAN) bergabung ke koalisi Kabinet Indonesia Maju.

Padahal, rumus dalam koalisi adalah setiap partai politik harus mendapatkan "jatah kue" dari kekuasaan itu sendiri. Namun yang terjadi, PAN seperti diberikan harapan palsu (PHP) oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Begitu kata pengamat politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia, Ujang Komarudin saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu di Jakarta, Sabtu (19/2).


"Kasihan PAN di-PHP-in terlalu lama," kata Ujang Komarudin.

Menurut Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) ini, sekalipun reshuffle kabinet Indonesia Maju adalah hak prerogatif Presiden Jokowi, namun secara politik hal itu 'menyakitkan' bagi PAN yang sudah menjadi bagian dari parpol koalisi.

"Memang reshuffle itu prerogatif presiden, jadi suka-suka presiden kapan akan lakukan atau tak lakukan reshuffle, tapi ini terlalu lama," tuturnya.

"PHP politik itu lebih bahaya dari PHP cinta," demikian Ujang Komarudin. 

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya