Berita

Politisi Senior PDIP Hendrawan Supratikno/Net

Politik

Ganjar Dilirik Nasdem, PDIP: Jangan-jangan Tahun 2023 Sudah Dipinang yang Lain Lebih Dulu

KAMIS, 17 FEBRUARI 2022 | 16:36 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menanggapi santai pernyataan Ketua DPP Nasdem Saan Mustopa yang mempertimbangkan bakal meminang Gubenur Jawa Tengah Ganjar Pranowo untuk Pilpres 2024 mendatang.

Politisi Senior PDIP Hendrawan Supratikno mengatakan, keinginan Partai Nasdem di tahun 2023 tersebut adalah hal yang wajar dalam dunia politik. Menurutnya, keinginan itu sah-sah saja.

Akan tetapi, kata Hendrawan, tahun 2023 nanti belum tentu Ganjar Pranowo bisa dipinang oleh partai besutan Surya Paloh itu.


"Ya, boleh boleh saja. Kita lihat tahun 2023. Jangan-jangan juga sudah dipinang yang lain lebih dulu?" kata Hendrawan kepada Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu di Jakarta, Kamis (17/2).

Hendrawan menilai, "jatuh cinta" baik dalam keseharian maupun di dunia politik adalah hal yang lumrah terjadi.

Oleh karena itu, Hendrawan tidak begitu mempermasalahkan keinginan Partai Nasdem yang mempertimbangkan bakal meminang Gubenur asal PDIP itu.

"Jatuh cinta dan pinang-meminang dalam kehidupan sehari-hari sudah biasa. Dlm politik juga demikian. Tak ada yang perlu diributkan," tuturnya.

Bagi PDIP, kata Hendrawan, selaku parpol yang sudah memiliki "tiket" untuk mengusung calon pada Pilpres 2024 tanpa harus berkoalisi, bukan hal yang perlu dirisaukan.
Namun, hal itu akan berbeda dirasakan bagi parpol yang belum memiliki "tiket" untuk Pilpres 2024 nanti.

"Yang pusing yang belum punya tiket. Partai yang sudah punya tiket dan calon biasanya tenang. Seperti penumpang, sudah tidak cari calo dan biasanya check-in di jam-jam terakhir," demikian Hendrawan.

Sebelumnya, DPP Partai Nasdem mempertimbangkan bakal meminang Gubenur Jawa Barat Ridwan Kamil (RK), Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, dan Gubnerur Jawa Tengah Ganjar Pranowo pada tahun 2023 mendatang.  

"Kita mempertimbangkan Ganjar, Anies dan RK. Itu kita pertimbangkan untuk kita usung satu, nanti di 2023," kata Ketua DPP Partai Nasdem Saan Mustopa kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (17/2).

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

RUU Perampasan Aset Diusulkan Ganti Nama, Berikut Nomenklaturnya

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:07

Purbaya Sudah Cairkan Rp20,5 Triliun ke 490 Pemda buat Gaji PPPK

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:52

Koperasi Jadi Kunci Hilirisasi Sawit dan Penguatan Daya Tawar Petani

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:50

Songs for Sumatera-Human Initiative Pulihkan Fasilitas MIN 4 Aceh Tamiang

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:38

Subsidi Pertalite Bocor, Kelompok Kaya Masih Nikmati Kucuran Negara

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:32

Pengacara Gus Yaqut Bongkar Duduk Persoalan Pembagian Kuota Haji Tambahan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:16

Usai Bertemu Purbaya, Bahlil Bakal Perketat Orang Kaya yang Pakai Pertalite

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:58

12 Saksi Diperiksa, Sekretaris Kepala BGN Ikut Terseret Kasus MBG

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:46

Rudy Tanoe Irit Bicara soal Korupsi Penyaluran Bansos Usai Diperiksa KPK 4,5 Jam

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:42

Selengkapnya