Berita

Jajaran Syuriah dan Tandfiziyah PBNU saat tahlil di makam salah satu pendiri NU KH Wahab Chasbullah di Tambak Beras, Jombang, Jawa Timur/Ist

Politik

Adakan Puncak Harlah NU di Bangkalan, Gus Yahya Serius Kembalikan Posisi NU di Tengah Umat

RABU, 16 FEBRUARI 2022 | 22:58 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Menuju satu abad Nahdlatul Ulama (NU), Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menggelar acara puncak hari lahir (Harlah) ke 99 NU di Bangkalan, Jawa Timur. Selain itu, para petinggi PBNU juga menggelar ziarah ke para pendiri NU.

Agenda PBNU itu diapresiasi oleh kader muda NU Ubaidillah Amin Moch. Sebagai kader NU, Ubaid menilai apa yang dilakukan oleh jajaran PBNU bermuatan sakral dan ingin menyerap spirit perjuangan para pendiri NU.

Kata Pengasuh Ponpes Annuriyah, Kaliwining, Jember, Jawa Timur ini, Bangkalan merupakan tonggak pertama kelahiran NU.


"Saat ulama Nusantara termasuk Hadratussyeikh KH M Hasyim Asy'ari berkumpul di Bangkalan meminta restu dan dukungan spiritual kepada Syaikhuna Muhammad Kholil sebelum mendirikan NU," demikian kata pria yang karib disapa Gus Ubaid ini kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu malam (16/2).

Dalam pandangan Gus Ubaid, yang dilakukan PBNU di bawah kepemimpinan KH Yahya Cholil Staquf ini tidak hanya bermakna merefleksikan ruh perjuangan awal pendirian NU.

Ia meyakini, kepengurusan PBNU saat ini ingin mendapatkan berkah dari para pendiri NU termasuk Syaikhuna KH Cholil Bangkalan.

"Termasuk Syaikhona Kholil ditengah gelombang dinamika sosial yang terjadi saat ini, termasuk pandemi covid yang belum kunjung sirna di negeri ini," demikian kata Gus Ubadi.

Selain itu, Gus Ubaid berpendapat, digelarnya puncak Harlah NU di Bangkalan, merupakan bukti bahwa kepengurusan PBNU saat ini serius mengembalikan NU pada nilai gerakannya sesuai yang dimandatkan oleh para pendiri.

"Kepemimpinan Gus Yahya sepertinya serius kembalikan posisi NU ke manhaj Fikrah-nya di tengah-tengah umat sebagaimana akar kelahirannya," pungkas Ubaid.

Sebelum acara puncak besok, Rabu malam ini, jajaran PBNU dan PWNU se Indonesia juga mengadakan silaturahim di rumah dinas Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar parawansa.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya