Berita

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Aria Bima/Repro

Politik

Cegah Proyek Mangkrak, PDIP Minta Waskita Karya Buat Peta Jalan Pembangunan Infrastruktur hingga 2024

RABU, 16 FEBRUARI 2022 | 21:47 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

PT Waskita Karya diminta membuat peta jalan (road map) tentang pembangunan infrastruktur hingga tahun 2024 mendatang.

Usulan itu disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Aria Bima, Rabu (16/2).

Menurut Politisi PDI Perjuangan itu, peta jalan perlu dibuat untuk mencegah adanya penilaian proyek-proyek yang mangkrak karena kurang feasible. Sebab biayanya tinggi dan dilakukan saat pandemi Covid-19.


Aria Bima menyampaikan kepada pihak Waskita Karya untuk tidak hanya membahas terkait dengan Penyertaan Modal Negara (PMN) di tahun 2021 dan PMN di tahun 2022 mendatang.

“Pak Dirut juga tolong bisa diabstraksikan sampai November 2024 itu infrastrukturnya sampai di mana yang ditugaskan kepada PT Waskita Karya,” kata Aria Bima saat memimpin Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi VI DPR dengan Dirut Waskita Karya di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta.

Dalam pandangan Aria Bima, penjelasan terkait rencana pembangunan infrastruktur itu diperlukan. Ia mengaku, Komisi VI DPR ingin adanya legacy dalam hal pengawasan dan pemberian dukungan politik dan anggaran kepada Waskita Karya terkait pembangunan infrastruktur sebagai aset yang produktif.

Dengan demikian, ditambahkan Aria Bima, akan diketahui mana proyek yang bisa diselesaikan di tahun 2023 dan mana yang selesai di November 2024.

“Kalaupun nanti belum selesai, bukan lagi menjadi tugas Waskita Karya di November 2024 itu karena bagian dari rencana di 2025, agar tidak dikatakan mangkrak. Itu saya kira penting,” jelas Aria Bima.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya