Berita

Direktur Political and Public Policy Studies (P3S), Jerry Massie/Net

Politik

Jerry Massie: Jika PDIP Sama Ademnya dengan Jokowi Hadapi Kasus Wadas, Berarti Mereka Kongkalikong

RABU, 16 FEBRUARI 2022 | 14:12 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Wadas menjadi desa di Purworejo, Jawa Tengah, yang harus merasakan bobroknya pemerintahan atas tata kelola sumber daya alam untuk kepentingan proyek pembangunan nasional, atau yang disebut proyek strategis nasional (PSN).

Direktur Political and Public Policy Studies (P3S), Jerry Massie memandang, perlu bagi masyarakat mengawasi sikap dan kerja para pejabat yang mereka pilih melalui pemilihan umum (pemilu), sehingga bisa dipercayakan memimpin negara secara adil demi kemakmuran bersama.

Secara pribadi, Jerry tidak melihat adanya kepedulian dari pejabat eksekutif baik di tingkat daerah maupun pusat, terhadap protes warga Wadas yang keberatan terhadap penambangan batu andesit di wilayahnya, untuk material pembangunan Bendungan Bener di Desa Guntur.


"Kalau Jokowi tidak bersuara berarti ada indikasi dia menyetujui kegiatan ini," ujar Jerry kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (16/2).

Lebih miris lagi, kata Jerry, adalah sikap partai politik yang menjadi rumah besar Presiden Joko Widodo dan juga Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, yakni PDI Perjuangan, yang tidak memberikan sikap tegas kepada kedua kadernya itu yang nampak antipati kepada warga Wadas yang menolak penambangan batu andesit.

"Kan Desa Wadas rata-rata wong cilik. PDIP harus bela rakyat di desa Wadas," tuturnya.

Namun, apabila PDIP yang kini menjadi parpol dengan kursi terbanyak di DPR sama tidak pedulinya seperti Jokowi, bukan tidak mungkin muncul persepsi negatif di masyarakat.

"Pokoknya kalau PDIP adem-adem ayem saja maka patut dicurigai ada kongkalikong di antara mereka," demikian Jerry.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya