Berita

Tokoh senior DR. Rizal Ramli/Net

Publika

Dr. Rizal Ramli, Fajar Kebangkitan NKRI

OLEH: KH. DR. MUHAMMAD IQBAL KILWO*
RABU, 16 FEBRUARI 2022 | 14:09 WIB

PARA tokoh bangsa yang konsisten adalah fajar yang menjanjikan terbitnya mentari bagi masa depan bangsa. Terbitnya sang mentari adalah suatu kepastian, namun dalam berbagai situasi. Bahkan dalam cuaca mendung dan hujan lebat. Karena sangat ditentukan berbagai aspek pada sosok pemimpin.
        
Dr. Rizal Ramli dengan ketokohan yang mengakomodir segala lapisan komunitas anak bangsa, kapasitas, integritas dan empathy serta jejak digital dalam membangun bangsa dengan pendekatan yang genius, to the point, praktis dan out of the box adalah faktor utama yang mengantar bangsa dan negara bangkit dan maju dengan terbitnya mentari secara cerah total, bersih dari segala hambatan yang menghalang.

Jika kita memotret semua problematika bangsa secara periodik sejak era penjajahan, pra kemerdekaan, orde lama dan orde baru serta era demokrasi sejak runtuhnya rezim orde baru hingga saat ini, maka sengat jelas pada timbangan komporatif bahwa problematika bangsa hari ini adalah pada tahap yang sangat komplikatif, kronik dan kritis.


Di mana problematika pada setiap era dimasa lalu, walau berat, tetapi jelas. Dalam arti, kepastian dan kejelasan masalah, sumber masalah, dan sebab sebabnya. Berbanding problematika bangsa hari ini yang sudah total komplikasi pada setiap ruang gerak kehidupan berbangsa dan bernegara dari segi bentuk dan ragam kasus.

Sebagai contoh, masalah sistim bernegara dan politik secara demokrasi yang tengah rusak. Mantan panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo bahwa demokrasi Indonesia saat ini dalam bahaya. Sebab jika demokrasi lenyap, lenyap pulalah Indonesa merdeka. Suara.com. Jum’at, 10 Des 2021.

Juga di jelaskan oleh Rocky Gerung tentang bahaya hancurnya sistim demokrasi saat ini oleh kekuatan politik yang mengarah kepada single party dalam proses demokrasi atau yang dikenal dengan istilah oligarki. Situasi ini sangat mirip dengan sistim nazi dan partai komunis China. Pikiran rakyat.com 5 Mei 2021.
 
Dalam suatu pertemuan langsung dengan Rizal Ramli di Bandung digambarkan oleh Letjen Pur TNI AD Yayat Sudradjat, mantan Kabais yang juga tokoh Sunda terkait sistim kelola negara hari ini sebagai: pemerintahan kumaha aing (pemerintahan semau gua). RMOL. ID 6 Jan 2022  

Masalah yang multi faktor, komplikasi serta kritis ini tergambar secara nyata pada fakta dan data empiris di masayarakat dan dirasai dampaknya oleh segenap anak bangsa tanpa terkecuali sebagai bentuk penjajahan di era modern oleh asing dan pribumi.

Situasi yang dirasakan sebagai yang terberat sejak kemerdekaan. Sebab penambahan kasus yang sangat cepat bagaikan wabah di satu sisi dan penanganan oleh pemerintah yang disifatkan pemerintah gagal  disisi lain. Situasi ini bagaikan gelap malam yang semakin mencekam, mengancam dan menyeramkan bagi segenap rakyat dan bangsa.

Dalam situasi ini, tentu sekali bahwa setiap anak bangsa sangat mengharapkan tampilnya para tokoh bangsa sebagai falak dan fajar yang menghentikan gelapnya malam serta kepastian munculnya sang mentari.

Eksisnya Dr. Rizal Ramli dalam segala persoalan dan pembangunan bangsa sejak mahasiwa di ITB Bandung hingga hari ini dengan jiwa dan semangat patriotik serta konsisten adalah fajar dan sinar cahaya bagi bangsa dan negara untuk keluar dari kegelapan malam dengan segala problem secara total menuju perubahan dan kebangkitan serta kemajuan. Demi terwujudnya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Ditulis oleh wartawan senior daerah Gorontalo  Muis Syam 21Agustus 2017 (dm1.co.id)  

Rizal Ramli ibarat fajar dan sinar bagi bangsa dan rakyat menyambut kehidupan baru dengan kepastian terbitmya sang mentari melebur segala kegelapan yang menyelimuti bangsa selama ini.

*Penulis adalah alumnus Gontor dan Al Azhar Mesir

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Awal Pekan, Harga Emas Antam Terpantau Turun ke Rp2.668.000 per Gram

Senin, 22 Juni 2026 | 10:21

Harta Zita Anjani Melonjak Rp100 Miliar, Hari Purwanto: Mungkin Menang Lotre

Senin, 22 Juni 2026 | 10:11

Emas Antam Mandek di Awal Pekan, Satu Gram Rp2,6 Juta

Senin, 22 Juni 2026 | 09:49

Bajak Kader Partai Lain, PSI Dinilai Tetap Berpotensi Jadi Partai Gurem

Senin, 22 Juni 2026 | 09:43

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan Rp17.812 per Dolar AS

Senin, 22 Juni 2026 | 09:30

Dolar AS Menguat di Tengah Amblesnya Yen dan Poundsterling

Senin, 22 Juni 2026 | 09:20

Trump Sebut Starmer Gagal, Isu Pengunduran Diri PM Inggris Kian Menguat

Senin, 22 Juni 2026 | 09:11

Gibran Ingin Layanan Kesehatan di Wilayah 3T Diperkuat

Senin, 22 Juni 2026 | 09:00

Rayakan HUT ke-499, Jakarta Berikan Tarif Spesial Rp1 untuk MRT, LRT, dan TransJakarta Hari Ini

Senin, 22 Juni 2026 | 08:47

Bakal Turun Gunung Bareng PSI, Jokowi Dinilai Sulit Lepas dari Bayang-bayang Kekuasaan

Senin, 22 Juni 2026 | 08:46

Selengkapnya