Berita

Presiden Joko Widodo/Repro

Politik

Pengamat: PDIP Harusnya Beri Tugas ke Jokowi untuk Ayomi Wong Cilik di Desa Wadas

RABU, 16 FEBRUARI 2022 | 10:53 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

PDI Perjuangan sudah seharusnya memberikan tugas kepada para kadernya untuk mengayomi masyarakat kecil alias "Wong Cilik", sesuai jargon yang melekat di partai tersebut selama ini. Di antara wong cilik yang harus diayomi saat ini adalah warga Desa Wadas, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah.

Pemberian tugas itu termasuk kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang notabene adalah kader PDIP. Bukan justru sebaliknya, PDIP seolah memilih bungkam melihat penindasan yang dialami warga Desa Wadas, yang dikepung dan diintimidasi aparat hanya karena menolak tambang andesit.

"Seharusnya PDIP beri Jokowi tugas yang mengayomi wong cilik. Kata Ibu Mega kan petugas partai harus taat perintah partai," kata Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR), Ujang Komarudin, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (16/2).


Menurut pengamat politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia ini, apabila PDIP tegas dan pro terhadap wong cilik, maka Jokowi sudah seharusnya memberikan arahan yang jelas terkait gejolak di Desa Wadas.

"Jika PDIP beri arahan untuk Jokowi jelas, pasti gejolak Desa Wadas tidak terjadi," tuturnya.

"Wadas itu kan proyek strategis nasional, Jokowi harus tanggung jawab, tidak hanya berhenti di Ganjar," demikian Ujang Komarudin.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya