Berita

Ilustrasi Pertashop/Net

Politik

Dukung Erick Thohir Buka 10 Ribu Pertashop, Pakar Ekonomi Minta Soal Izin Dipermudah

SELASA, 15 FEBRUARI 2022 | 16:44 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Keinginan Menteri BUMN, Erick Thohir, untuk menghadirkan 10 ribu Pertashop di seluruh Indonesia mendapat dukungan banyak pihak. Selain para anggota dewan di DPR RI, pakar ekonomi pun menilai langkah Erick akan menciptakan lapangan pekerjaan. Khususnya bagi masyarakat di pedesaan.

“Kalau saya setuju, karena memang minimal ini bisa membantu memecahkan masalah pengangguran dalam jangka pendek dengan ditingkatkan sebaran dan jumlahnya,” ujar pakar Ekonomi dan Bisnis dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Profesor Mudrajad Kuncoro, dalam keterangannya, Selasa (15/2).

Untuk itu, lanjut Mudrajat, bagi masyarakat yang ingin berbisnis Pertashop harus diberikan kemudahan dalam hal perizinan membuka usaha tersebut.


“Jadi nomor satu saya kira bagaimana perizinan dipermudah,” katanya.

Selain perizinan dipermudah, Mudrajat juga mendorong kehadiran Pertashop merata di seluruh tanah air. Terutama menjangkau daerah terpencil dan tertinggal.

“Kedua, dilihat Pertashop yang beredar sekarang ini masih terkonsentrasi di pulau Jawa kalau tidak salah, padahal tujuannya kan pemerataan dan inklusif development agar daerah-daerah yang tidak ada SPBU itu bisa dilayani oleh Pertashop,” terangnya.

Maka dari itu, menurut Mudrajat, perlu kerjasama semua pihak untuk kelancaran proses Pertashop. Baik itu swasta, pemerintah desa, atau pemilik lahan di daerah sekitar.

“Ini kan tidak mudah, tentunya dituntut peranan swasta untuk terlibat dalam hal itu, apakah itu investor, apakah itu pemilik lahan, termasuk juga aparat di pedesaan yang ikut membantu mengamankan Pertashop itu,” jelasnya.

Selain untuk masyarakat umum, Erick Thohir yang juga Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) mendorong Pertashop hadir secara masif di lingkungan pesantren untuk pemberdayaan ekonomi umat.

“Kalau di daerah yang merupakan basis massa NU ataupun Muhammadiyah itu saya kira peranan pondok pesantren, peranan sekolah itu digunakan sekaligus juga untuk menumbuhkan studentpreneur dan santripreneur,” beber Mudrajat.

Namun, Mudrajat juga mendorong Erick Thohir memperhatikan kalangan agama lain atau ormas selain NU dan Muhammadiyah di daerah yang memiliki mayoritas agama tertentu.

“Tapi juga harus dibuka tidak hanya NU dan Muhammadiyah, tapi kalau misalnya di daerah yang mayoritas Kristen, Katolik, atau Budha dan Hindu itu juga diberikan kesempatan sama, terbuka untuk semua agama di Indonesia dan ormas di Indonesia, itu poinnya," tandasnya.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Tak Pandang Bulu, Prabowo Akui Serahkan Dadan ke Kejaksaan

Kamis, 17 September 2026 | 12:29

MGBKI Soroti Isu Pendidikan Dokter Spesialis

Kamis, 17 September 2026 | 12:21

Prabowo Tugaskan Bahlil Bahas RUU Migas, SKK Migas Bisa Bubar!

Kamis, 17 September 2026 | 12:15

MNK Rokan Resmi Jadi Pionir Pengembanga Migas Nonkonvensional Indonesia

Kamis, 17 September 2026 | 12:13

Dasco Pastikan Seluruh Parpol Dilibatkan dalam Pembahasan Lanjutan RUU Pemilu

Kamis, 17 September 2026 | 12:00

Ternyata Prabowo Suka Evidence-Based

Kamis, 17 September 2026 | 12:00

SMEC Perluas Akses Layanan Kesehatan Mata

Kamis, 17 September 2026 | 11:50

Berjalan Beriringan, Operasi PLTP Tak Pengaruhi Situs Waruga di Tomohon

Kamis, 17 September 2026 | 11:43

Optimalisasi Sumur Sepinggan V-7: PHKT Genjot Produksi Migas Lampaui Target

Kamis, 17 September 2026 | 11:35

Prabowo Ungkap Bakal Ada Investasi Besar-besaran Masuk RI

Kamis, 17 September 2026 | 11:19

Selengkapnya