Berita

Menteri BUMN, Erick Thohir/Net

Politik

Dukung Erick Thohir Hadirkan 10.000 Pertashop di Seluruh Indonesia, Komisi VI DPR: Pastikan Tak Ada Pemodal Besar

SELASA, 15 FEBRUARI 2022 | 15:27 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Langkah Menteri BUMN Erick Thohir yang terus berusaha membangun ekosistem ekonomi, salah satunya dengan memperbaiki sistem Pertashop menjadi program yang dapat menggerakkan ekonomi masyarakat, menuai reaksi positif.

Erick Thohir menargetkan ada 10.000 unit Pertashop di seluruh Indonesia. Diyakini hal ini akan berdampak signifikan terhadap kelangsungan energi di daerah, sekaligus penyerapan tenaga kerja dan menggerakkan ekonomi rakyat terutama di pedesaan.

Langkah Erick Thohir ini dinilai baik oleh anggota Komisi VI DPR RI, Herman Khaeron. Sebab, hal itu bisa mendorong pertumbuhan ekonomi rakyat dan menciptakan lapangan kerja baru di daerah.


“Jika betul tercapai tentu akan menciptakan lapangan kerja baru, namun harus benar-benar dipastikan bahwa penerima Pertashop adalah lembaga masyarakat, bukan para pemilik modal besar,” kata Herman Khaeron kepada wartawan, Selasa (15/2).

Ditambahkan politikus Partai Demokrat ini, selain mendekatkan pelayanan dan ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di desa-desa, kehadiran Pertashop juga mampu meningkatkan perekonomian masyarakat desa.

“Perihal apakah dapat meningkatkan perekonomian masyarakat, konsepsinya memang sebagai pendorong ekonomi rakyat, dan mendekatkan pelayanan keterjangkauan dan ketersediaan BBM kepada konsumen di desa-desa,” ucapnya.

Meski sudah dijelaskan bahwa kehadiran Pertashop di desa-desa untuk meningkatkan ekonomi masyarakat, namun Komisi VI DPR RI selaku partner kerja Kementerian BUMN akan tetap melakukan evaluasi terkait penyaluran program Pertashop ini.

Untuk itu Herman Khaeron meminta PT Pertamina memastikan dan mengharmonisasikan hubungan antara pihak SPBU dan Pertashop, agar persaingan bisnis antarkedua pihak ini tidak terjadi. Di mana ujungnya bisa buruk bagi masyarakat bermodal kecil.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

BNI Ingatkan Nasabah, Waspada Modus Penipuan BNIdirect

Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:06

Diduga Palsukan KTA, Sekjen dan Waketum PPP Dipolisikan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:47

DPR Nilai Dukungan Publik terhadap Program MBG Tetap Kuat Meski Diterpa Kasus Korupsi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:09

Seleksi Pejabat Kemenag Kini Makin Ketat, Rekam Jejak Jadi Penentu

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:04

Soal Protes Kenaikan BBM, DPR Ingatkan Harga di Indonesia Masih Relatif Murah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:34

Program Padat Karya Jaga Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:29

Kejagung: Motor Listrik MBG Bukan untuk Disita, Tapi Segera Disalurkan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:24

LEMIGAS dan Pertagas Resmi Berkolaborasi di Proyek Cisem II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:55

Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:51

Bank Mandiri Siapkan Rp1,95 Triliun untuk Lunasi Green Bond Seri A

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:33

Selengkapnya