Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

OKI: Larangan Hijab di India Merupakan Bagian dari Islamofobia

SELASA, 15 FEBRUARI 2022 | 15:26 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Organisasi Kerjasama Islam (OKI) menyatakan keprihatinan atas meningkatnya "Islamofobia" di India, merujuk pada kontroversi larangan hijab di negara bagian Karnataka.

Berdasarkan pernyataan yang dikeluarkan pada Selasa (15/2), OKI mendesak masyarakat internasional, termasuk Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) untuk mengambil tindakan yang diperlukan dalam menghentikan anti-Mmuslim.

"Serangan terus-menerus yang menargetkan Muslim dan tempat ibadah mereka, tren UU anti-Muslim baru-baru ini di berbagai negara bagian dan meningkatnya insiden kekerasan terhadap Muslim dengan dalih tipis oleh kelompok 'Hindutva' dengan impunitas, merupakan indikasi tren Islamofobia yang berkembang," begitu kata OKI, seperti dikutip Sputnik.


Pernyataan itu menyusul komentar Kementerian Luar Negeri India pekan lalu yang mengkritik Amerika Serikat (AS), Pakistan, dan beberapa individu karena ikut campur dalam persoalan tersebut.

Larangan penggunaan jilbab di sekolah Karnataka membuat mahasiswa Muslim mulai memprotes, dengan mengatakan itu akan mengekang kebebasan beragama mereka.

Menyusul demonstrasi oleh umat Islam di beberapa bagian negara itu, bentrokan dengan siswa Hindu berpakaian safron dilaporkan terjadi di beberapa tempat, memaksa otoritas negara bagian di Karnataka untuk menutup lembaga pendidikan selama tiga hari.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Deklarasi New Delhi, Terjemahkan Komitmen Jadi Hasil Nyata

Sabtu, 12 September 2026 | 21:55

Usulan Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Harus Ditolak

Sabtu, 12 September 2026 | 21:10

Polisi Beberkan Peran Tiga Tersangka Pengeroyokan Maut Pejompongan

Sabtu, 12 September 2026 | 20:32

Prabowo Perkuat Peran Indonesia dalam Kerja Sama Multilateral di KTT BRICS 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 19:48

Morits L Tamaela Terpilih Sebagai Sekjen ADEKSI, Konsolidasi DPRD Kota Seluruh Indonesia Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 | 19:32

Menyusuri Perkebunan Sawit dan Karet, Mantri BRI Jaga Akses Keuangan Sumatera Selatan

Sabtu, 12 September 2026 | 19:27

Purbaya Tak Mau Ikuti Jepang Pangkas PPN, Ini Alasannya

Sabtu, 12 September 2026 | 18:18

Cek Bansos BPNT September 2026, Ada Pencairan hingga Rp600.000

Sabtu, 12 September 2026 | 18:11

Patahan Surabaya Jadi Sorotan di Medsos, Ini Penjelasan Pakar ITS

Sabtu, 12 September 2026 | 17:54

Cek Daftar HP yang Tak Bisa Lagi WhatsApp Mulai September 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 17:40

Selengkapnya