Berita

Pasukan Rusia/Net

Dunia

Dubes Rusia: Moskow Tak Akan Serang Ukraina, Kecuali Kiev Memprovokasi

SELASA, 15 FEBRUARI 2022 | 14:33 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Rusia tidak akan mengambil tindakan apapun terhadap Ukraina, kecuali jika Kiev memprovokasi tanggapan.

Begitu yang dikatakan oleh Perwakilan Tetap Rusia untuk Uni Eropa Vladimir Chizhov kepada The Guardian pada Selasa (15/2).

"Jika Ukraina melakukan serangan terhadap Rusia, jangan kaget kami merespons," ujarnya.


Ia juga menekankan bahwa Moskow tidak akan membiarkan pembunuhan terang-terangan terhadap warga Rusia di mana pun,  termasuk di Donbass.

Menurut diplomat itu, jumlah pasukan Rusia di dekat perbatasan Ukraina sama dengan jumlah prajurit yang terlibat dalam latihan gabungan yang dilakukan Barat baru-baru ini dan tidak menimbulkan kekhawatiran besar.

Sejauh ini Moskow dilaporkan telah menumpuk 100.000 pasukannya di dekat perbatasan Ukraina. Hal itu membuat Amerika Serikat (AS) dan sekutu-sekutu meyakini bahwa Rusia berencana menginvasi Ukraina.

Bahkan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenksy menyebut Rusia kemungkinan menyerang Ukraina pada 16 Februari, sehingga ia mendorong aksi persatuan dari rakyat.

Moskow telah berulang kali mengecam tuduhan itu. Moskow mengatakan klaim tersebut hanya dalih untuk menyebarkan lebih banyak peralatan militer NATO di dekat perbatasan Rusia, serta untuk menutupi tindakan agresif Kiev di Donbass, yang melanggar perjanjian Minsk.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya