Berita

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat keluar masjid dan disambut warga Desa Wadas/Net

Politik

Ternyata, Nyanyian Penolakan Berkumandang Saat Ganjar Pranowo Berkunjung ke Wadas

SELASA, 15 FEBRUARI 2022 | 08:54 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo memang telah melakukan dialog langsung dengan warga Desa Wadas, Kecamatan Bener, Purworejo pada Minggu (13/2). Dialog digelar di Masjid Nurul Huda, Dusun Krajan.

Ternyata usai melakukan dialog tersebut, Gubernur Ganjar mendapat sambutan lagu penolakan dari warga Desa Wadas.

Sebuah video yang diunggah Sekjen Pergerakan Kedaulatan Rakyat (PKR) Yosef Sampurna Nggarang memperlihatkan warga membentuk dua barikade barisan yang saling berhadapan di depan masjid. Barikade ini hanya menyisakan ruang untuk Ganjar berjalan meninggalkan masjid.


Saat Ganjar keluar masjid, warga sudah serentak menyanyikan lagu penolakan.

“Siap, siap, siap. Menolak dan melawan akan kita singkirkan segala intimidasi dan kesewenang-wenangan,” bunyi penggalan lagu yang dinyanyikan warga.

“Siap, siap, siap. Kami gerakan masyarakat peduli alam Desa Wadas akan terus bergerak sampai darah penghabisan dan tak kenal menyerah,” lanjutan lagu tersebut.

Ganjar yang berjalan di antara dua barikade dan mendengar langsung nyanyian tersebut tampak sibuk mencari tangan warga untuk dijabat.

Yel-yel dari masyarakat ternyata juga sudah berkumandang saat Ganjar berdialog di teras masjid. Di hadapan Ganjar, warga yang mayoritas terdiri dari kaum hawa menyerukan agar Ganjar mencabut Izin Penetalan Lokasi (IPL) tambang.

“Ini di Wadas. Sebagaimana kita lihat di video ini, masyarakat Wadas berdialog dengan Ganjar Pranowo. GP (Ganjar Pranowo) mendengar langsung suara nyanyian penolakan atas kebijakanya soal tambang batu andesit,” ujar Yos Nggarang dalam unggahannya itu.

Yos Nggarang yakin suara protes rakyat di berbagai daerah akan menembus tembok kekuasaan, meskipun dipagari oleh pendengung bayaran dan oligarki.

“Rakyat tak diam. Pepatah China mengatakan ‘kertas tidak dapat membungkus api’. Semangat rakyat tidak mungkin ditumpas dan bahwa kebenaran akan muncul dengan sendiri,” tutupnya.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

UPDATE

Fasilitas Server Diserang, AS-Israel Makin Kewalahan Hadapi Iran

Senin, 16 Maret 2026 | 01:30

Kecelakaan Beruntun di Tol Semarang-Batang Nihil Korban Jiwa

Senin, 16 Maret 2026 | 01:09

Port Visit di Cape Town

Senin, 16 Maret 2026 | 00:50

Program MBG Bisa Lebih Kuat jika Didesain secara Otonom

Senin, 16 Maret 2026 | 00:30

Persib dan Borneo FC Puas Berbagi Poin

Senin, 16 Maret 2026 | 00:01

Liberalisasi Informasi dan Kebutuhan Koordinasi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:42

Polri Buka Posko Pengaduan Khusus Kasus Andrie Yunus

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:17

Ketika Jiwa Bangsa Menjawab Arogansi Teknologi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:14

Teror Air Keras dalam Dialektika Habermasian

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:45

Yuddy Chrisnandi: Visi Menteri dan Presiden Harus Selaras

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya