Berita

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson/Net

Dunia

Perkara Pesta Selama Lockdown, PM Boris Johnson Diselidiki Polisi

MINGGU, 13 FEBRUARI 2022 | 08:56 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson diselidiki oleh polisi lantaran terlibat dalam skandal menggelar pesta di Downing Street selama pengaturan lockdown Covid-19 berlaku.

Kantor perdana menteri mengonfirmasi Johnson telah menerima kuesioner dari Kepolisian Metropolitan London pada Sabtu (12/2).

Dikutip Global News, jika Johnson terbukti melanggar aturan Covid-19, ia akan mendapatkan denda dan menghadapi lebih banyak tekanan untuk mundur.


Johnson diduga telah terlibat dalam enam dari 12 pesta yang digelar 10 Downing Street dan gedung pemerintahan lainnya yang sedang diselidiki polisi.

Ia mengakui menghadiri pesta di Downing Street pada Mei 2020 selama lockdown pertama. Namun ia menolak mengakui melakukan kesalahan karena membawa minuman sendiri dan yakin itu hanya acara kerja.

Johnson juga diduga menghadiri pertemuan yang diselenggarakan oleh istrinya, Carrie, di kediaman resmi Downing Street, di mana lagu-lagu ABBA dilaporkan terdengar.

Polisi sendiri telah mengirim surat kepada sekitar 50 orang, termasuk perdana menteri dan istrinya, meminta mereka untuk mempertanggungjawabkan kegiatan mereka pada tanggal yang sedang diselidiki. Kuesioner yang diberikan polisi harus ditanggapi dalam waktu tujuh hari.

Di tengah skandal tersebut, semakin banyak anggota parlemen dari partai Johnson sendiri menyerukan penggulingannya.

Mantan pemimpin Konservatif Iainnya, Duncan Smith, mengatakan akan sangat sulit bagi Johnson untuk bertahan jika polisi menemukan bukti pelanggaran hukum.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Membaca Manuver Gibran Terima Mahasiswa Pendemo

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:23

Bamus Betawi Siapkan Program Strategis Menuju Lima Abad Jakarta

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:18

BEM Bersatu Ungkap Tiyo Ardianto Dekat dengan Jaringan PDIP dan Eks Timses Ganjar

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:08

Nasabah BRImo Bisa Beli Reksa Dana USD Batavia

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:04

BEM Bersatu: Mobil Tiyo Ardianto Diduga Milik Besan Andhika Perkasa

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:01

Tahun Baru Tanpa Kembang Api

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:30

Haikal Hassan Dianugerahi Gelar Profesor Kehormatan dari Silla University Korsel

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:14

Rp35 Triliun Anggaran MBG Berubah Jadi Sampah

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:00

Kemensos Genjot Sentra Terpadu jadi Pusat Pemberdayaan Masyarakat

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:57

Pola Kenaikan Tidak Biasa Kekayaan Menko Pangan Zulkifli Hasan

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:43

Selengkapnya