Berita

Protes larangan penggunaan hijab di sekolah dan kampus India/Reuters

Dunia

Soal Larangan Hijab di Sekolah, Mahasiswi Muslim: Saya Dipaksa Memilih Agama atau Pendidikan

MINGGU, 13 FEBRUARI 2022 | 06:35 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Larangan penggunaan hijab di sekolah seakan memaksa siswi-siswi di India memilih antara pendidikan atau agama.

Hal itu yang dirasakan oleh Ayesha Imthiaz, seorang mahasiswi Muslim berusia 21 tahun dari distrik Udupi Karnataka selatan, tempat larangan hijab dimulai. Imthiaz sendiri telah belajar selama lima tahun di Mahatma Gandhi Memorial College, Udupi.

Imthiaz mengatakan, menggunakan hijab merupakan bagian dari ekspresi kebebasan beragama. Namun sekolah atau kampus yang melarang penggunaan hijab dinilainya telah membuat penghinaan terhadap agama.


"Penghinaan untuk diminta meninggalkan kelas karena saya mengenakan hijab oleh pejabat perguruan tinggi, itu telah mengguncang keyakinan inti saya," ujarnya, seperti dikutip Reuters, Sabtu (12/2).

"Ini lebih seperti memberi tahu kami bahwa 'Anda memilih antara agama atau pendidikan', itu hal yang salah," tambahnya.

Udupi yang dikuasai oleh Partai Bharatiya Janata (BJP) besutan Perdana Menteri Narendra Modi dikenal sebagai satu dari tiga distrik yang sangat sensitif terhada agama.

Insiden sendiri terjadi ketika Imthiaz dan enam gadis Muslim lainnya memprotes larangan penggunaan hijab. Aksi protesnya juga mendapatkan serangan dari beberapa mahasiswa Hindu garis keras.

"Sangat menyakitkan melihat teman-teman kita sendiri menentang kita dan mengatakan 'Saya punya masalah dengan Anda mengenakan hijab', itu memengaruhi ikatan dan kesehatan mental kita," kata Imthiaz.

Beberapa gadis Muslim yang memprotes larangan penggunaan hijab mengaku telah menerima telepon ancaman dan dipaksa untuk tinggal di dalam rumah.

Protes atas larangan tersebut telah meningkat, dengan ratusan orang berdemonstrasi di Kolkata dan Chennai.

Pekan lalu, seorang hakim di pengadilan tinggi negara bagian merujuk petisi yang menolak larangan tersebut ke panel yang lebih besar.

Sementara itu, pejabat perguruan tinggi berdalih siswa diperbolehkan mengenakan hijab di kampus dan hanya meminta mereka melepasnya di dalam kelas.

Masalah ini sedang diawasi dengan ketat secara internasional sebagai ujian kebebasan beragama yang dijamin oleh Konstitusi India.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya