Berita

Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri/Repro

Politik

Megawati Soekarnoputri: Hubungan PDIP dan NU Sangat Dekat dan Beriringan

SABTU, 12 FEBRUARI 2022 | 14:40 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Hubungan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Nahdlatul Ulama (NU) diakui sangat dekat.

Hal tersebut disampaikan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri dalam peringatan hari lahir (Harlah) ke-96 Nahdlatul Ulama (NU) yang digelar PDIP secara hybrid, Sabtu (12/2).

Dikatakan Mega, kedekatan kaum nasionalis dan kaum religius hingga kini masih terus berjalan dengan erat di Indonesia.


"Begitupun hubungan PDI Perjuangan dan Nahdlatul Ulama sangat dekat dan selalu beriringan," tutur Megawati.

Ia lantas teringat dengan kedekatan sang ayah, Soekarno dengan KH Hasyim Asyari dan KH Abdul Wahab Hasbullah, serta ulama pendiri NU lainnya.

"Bung Karno diberi gelar oleh Nahdlatul Ulama, yaitu Walliyul Amri Addharuri Bi As Syaukah, gelar yang merupakan dukungan besar warga Nahdliyin pada kepemimpinan beliau yang disahkan dalam Muktamar Nahdlatul Ulama di Surabaya pada tahun 1954," ungkap Mega.

Kedekatan sang ayah itu pula yang kini berusaha diteruskan Presiden Kelima RI itu.

"Kedekatan  Bung  Karno  dengan  kiai dan warga Nahdliyin akan saya teruskan dalam tindakan dan telah saya amanatkan kepada seluruh kaum nasionalis, juga para kader dan simpatisan PDI Perjuangan," tandasnya.

Harlah NU itu juga turut diikuti Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf; Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas; Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto; Wakil Ketua MPR RI, Ahmad Basarah dan beberapa tokoh lain.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

BNI Ingatkan Nasabah, Waspada Modus Penipuan BNIdirect

Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:06

Diduga Palsukan KTA, Sekjen dan Waketum PPP Dipolisikan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:47

DPR Nilai Dukungan Publik terhadap Program MBG Tetap Kuat Meski Diterpa Kasus Korupsi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:09

Seleksi Pejabat Kemenag Kini Makin Ketat, Rekam Jejak Jadi Penentu

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:04

Soal Protes Kenaikan BBM, DPR Ingatkan Harga di Indonesia Masih Relatif Murah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:34

Program Padat Karya Jaga Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:29

Kejagung: Motor Listrik MBG Bukan untuk Disita, Tapi Segera Disalurkan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:24

LEMIGAS dan Pertagas Resmi Berkolaborasi di Proyek Cisem II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:55

Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:51

Bank Mandiri Siapkan Rp1,95 Triliun untuk Lunasi Green Bond Seri A

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:33

Selengkapnya