Berita

Budayawan Sudjiwo Tedjo/Net

Politik

Pandangan Mbah Tedjo, Ada Maksud Tuhan Bagi Pers Dibalik Gejolak Wadas

JUMAT, 11 FEBRUARI 2022 | 18:34 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Gejolak di Desa Wadas, Kecamatan Bener, Purworejo, Jawa Tengah adalah ujian bagi insan pers Indonesia.

Pasalnya, kata budayawan Sudjiwo Tedjo, gejolak Wadas pecah di Rabu pagi (8/2), tepat satu hari sebelum peringatan Hari Pers Nasional (HPN) yang jatuh pada tanggal 9 Februari.

Dalam pandangan pria yang dikenal sebagai Presiden Jancukers ini, gejolak Wadas bukan kebetulan semata. Tetapi, sudah menjadi garis takdir Tuhan.


"Mungkin maksud Tuhan gini, wahai insan pers, jangan cuma bikin jargon atau semboyan pers," kata Mbah Tedjo, sapaan karibnya, dikutip laman Twitter pribadinya, Jumat (11/2).

"Tapi buktikan jargon atau semboyan yang ndakik-ndakik itu konkret ke dalam cara kalian memberitakan Wadas," katanya lagi.

Gejolak Wadas usai gerakan warga yang memprotes pembangunan Bendungan Bener, yang salah satunya adalah penambangan quarry (batu andesit) dinilai sebagai upaya perampasan hak-hak masyarakat untuk tinggal di tanahnya sendiri.

Apalagi, Wadas disebut juga sebagai "Tanah Surga" yang memiliki banyak kekayaan alam di dalamnya.

Namun, pembangunan tersebut justru mengesankan pemerintah lebih berpihak kepada investor, dibanding rakyatnya sendiri.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya