Berita

Presiden Amerika Serikat Joe Biden/Net

Dunia

Ukraina Memanas, Joe Biden: Warga AS Harus Pergi Sekarang

JUMAT, 11 FEBRUARI 2022 | 18:19 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Situasi antara Ukraina dan Rusia semakin memanas, terutama terkait dengan ketegangan di wilayah perbatasan. Hal ini mengundang kekhawatiran dari Ukraina dan Barat bahwa Rusia berpotensi melakukan invasi ke Ukraina.

Menanggapi situasi yang terus berkembang, Presiden Amerika Serikat Joe Biden mendesak warga Amerika Serikat di Ukraina untuk segera meninggalkan negara itu, dengan alasan ancaman invasi Rusia di tengah krisis yang sedang berlangsung di Eropa Timur.

“Warga Amerika harus pergi sekarang,” kata Biden dalam wawancara yang direkam sebelumnya dengan NBC News yang dirilis pada hari Kamis (10/2).

Pesan itu pernah dia serukan dua pekan lalu.

“Ini tidak seperti kita berurusan dengan organisasi teroris. Kita berhadapan dengan salah satu tentara terbesar di dunia. Ini situasi yang sangat berbeda dan segalanya bisa menjadi gila dengan cepat," tambahnya.

Biden juga mengulangi pesannya bahwa dalam keadaan apa pun dia tidak akan mengirim pasukan Amerika Serikat ke Ukraina, bahkan untuk menyelamatkan warga Amerika Serikat jika terjadi invasi Rusia.

Biden juga mengulangi pesannya bahwa dalam keadaan apa pun dia tidak akan mengirim pasukan Amerika Serikat ke Ukraina, bahkan untuk menyelamatkan warga Amerika Serikat jika terjadi invasi Rusia.

"Itu perang dunia. Ketika orang Amerika dan Rusia mulai menembak satu sama lain, kita berada di dunia yang sangat berbeda,” kata Biden.

Komentar Biden ini muncul tidak lama setelah Departemen Luar Negeri Amerika Serikat dalam catatan perjalanan yang diperbarui pada hari Kamis (10/2), menyarankan hal serupa, yakni agar warga Amerika Serikat untuk meninggalkan Ukraina dan mendesak mereka yang tetap bertahan di Ukraina untuk berhati-hati karena potensi operasi tempur dari Rusia.

“Jangan bepergian ke Ukraina karena meningkatnya ancaman aksi militer Rusia dan Covid-19. Mereka yang berada di Ukraina harus berangkat sekarang melalui sarana komersial atau pribadi,” begitu bunyi peringatan perjalanan itu, seperti dikabarkan .

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

8.620 Hektare Lahan Kalsel Terbakar, Pemadaman Terganjal Krisis Air

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:24

BRImo Taiwan Manjakan Diaspora dan PMI Kelola Keuangan

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:15

Temuan Bibit Sawit Bongkar Motif Karhutla Bukan Semata karena El Nino

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:52

ISPA dan Rabies Mulai Mengancam Ribuan Pengungsi Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:39

Tolak Demo Berbau Provokasi di DPR, Jaga Jakarta!

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:23

Magang Pengurus KDKMP Replikasi Model Bisnis Berbasis Potensi Desa

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:12

Masa Iddah Politik Calon Ketum PBNU: Bolehkah Perkum Menambah Syarat?

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:06

Menuju Muktamar NU, Nahdliyin Berharap Sejarah 2015 Tak Terulang

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:31

Gebu Minang-Hanura Terbangkan 3,6 Ton Rendang Buat Korban Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:28

Obligasi Sosial Berkelanjutan BRI Raih IDX Channel Anugerah ESG 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:16

Selengkapnya