Berita

Angka perkembangan Covid-19 terkini/Net

Kesehatan

Total Kasus Aktif Covid-19 Sudah 6,1 Persen dari Total Kasus Positif, Meninggal Tembus 100 Orang

JUMAT, 11 FEBRUARI 2022 | 17:36 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Tambahan kasus positif Covid-19 yang tercatat pada Jumat sore (11/2) mengakibatkan persentase kasus aktif lebih tinggi dari kemarin yang sebesar 5,1 persen. Sementara pasien meninggal dunia tembus seratus kasus.

Dalam catatan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, kasus positif secara nasional hari ini bertambah sebanyak 40.489 orang, sementara kasus sembuh bertambah sebanyak 15.767 orang.

Untuk total nasional, kasus sembuh di Indonesia kini sudah sebanyak 4.250.277 orang atau sebanyak 90,3 persen dari total kasus positif positif Covid-19 nasional sebanyak 4.708.043 orang.


Jika dilihat detail, provinsi yang menyumbang tambahan kasus positif paling banyak tersebar di enam provinsi, yaitu di DKI Jakarta mencapai 10.707 orang, Jawa Barat sebanyak 8.945 orang, Banten 5.218 orang, Jawa Timur 4.506 orang, Jawa Tengah 2.651 orang, dan Bali 1.834 orang.

Untuk sisanya tersebar di 28 provinsi dengan rentang angka kenaikan kasus konfirmasi positif mulai dari yang terendah 10 kasus di Maluku Utara, hingga yang tertinggi di kisaran angka ratusan kasus yaitu 612 orang di Sumatera Utara.

Sementara itu, untuk kasus aktif hari ini tercatat naik sebanyak 24.622 orang. Jika dilihat secara total, angkanya kini menjadi 312.808 orang atau sebanyak 6,6 persen dari total kasus positif.

Selain itu, Satgas mencatat kasus meninggal nasional hari ini bertambah sebanyak 100 orang. Jika dilihat totalnya, kasus meninggal kini naik menjadi 144.958 orang atau sebesar 3,1 persen dari total kasus positif.

Dilihat secara rinci, provinsi yang menyumbang angka kematian paling banyak di DKI Jakarta sebanyak 39 kasus. Sementara sisanya ada di Bali (13), Jawa Tengah (12), Jawa Timur (10), Jawa Barat (8), Banten (3), Lampung dan Kalimantan Selatan (2), serta Aceh, Sumatera Utara, Riau, Jambi, Bengkulu, Bangka Belitung, NTB, Kalimantan Barat, dan Sulawesi Selatan masing-masing sejumlah satu orang.

Adapun untuk jumlah orang  yang diduga terinfeksi atau biasa disebut kasus suspek, Satgas Penanganan Covid-19 mencatat ada sebanyak 18.947 orang suspek tersebar di 34 provinsi yang terdampak Covid-19.

Pada hari ini, jumlah pemeriksaan yang dilakukan pemerintah sebanyak 226.502 orang dengan spesimen yang diambil sebanyak 363.565 sampel.

Untuk akumulasi pemeriksaan yang dilakukan di 1.181 laboratorium jejaring Satgas sejak April hingga hari ini, jumlahnya mencapai 51.378.087 orang dengan jumlah spesimen yang diambil mencapai 76.434.721 sampel.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Sekolah Rakyat Jadi Senjata Putus Rantai Kemiskinan

Sabtu, 18 April 2026 | 20:05

Megawati: Lemhannas Bukan Lembaga Pencetak Sertifikat

Sabtu, 18 April 2026 | 19:36

Bahaya Judi Online, Hadir Seperti Permainan dengan Keuntungan

Sabtu, 18 April 2026 | 19:09

Sidak Gudang Bulog, Prabowo Cek Langsung Stok Beras di Magelang

Sabtu, 18 April 2026 | 18:52

Megawati Minta Hak Veto PBB Dihapus, Pancasila Masuk Piagam Dunia

Sabtu, 18 April 2026 | 18:27

Perempuan Bangsa Gelar Aksi Nyata Tanam Pohon untuk Jaga Lingkungan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:43

Perjuangan Fraksi PKB untuk Pesantren Berbuah Penghargaan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:10

PDIP: Jangan Sampai Indonesia Dianggap Proksi Kekuatan Global

Sabtu, 18 April 2026 | 16:37

wondr Kemala Run 2026, Peserta Berlari Sambil Berbagi

Sabtu, 18 April 2026 | 16:21

Menggugat Algoritma, Pentingnya Lampaui Dogmatisme Hukum Klasik

Sabtu, 18 April 2026 | 15:48

Selengkapnya