Berita

Menteri Luar Negeri Somaliland Essa Kayd/Net

Dunia

Di Taiwan, Menlu Somaliland: China Tidak Dapat Mendikte Kami, Negara yang Berdaulat dan Bebas

JUMAT, 11 FEBRUARI 2022 | 15:36 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

China tidak dapat mendikte apa yang harus dilakukan oleh Somaliland karena negara itu berdaulat dan terlahir bebas.

Begitu yang ditegaskan oleh Menteri Luar Negeri Somaliland Essa Kayd  selama perjalanannya ke Taiwan pada Jumat (11/2), yang dikecam oleh Beijing.

"Kami dilahirkan bebas dan kami akan tetap bebas. Kami akan menjalankan bisnis seperti yang kami inginkan. China tidak dapat mendikte, tidak ada negara lain yang dapat mendikte," tegas Kayd kepada wartawan, seperti dikutip Reuters.


Lebih lanjut ia menekankan, Somaliland terbuka untuk berurusan dengan siapa saja yang menghormati mereka sebagai negara berdaulat dan ingin berbisnis tanpa ikatan atau syarat apa pun.

"Saya pikir itu sejelas yang saya bisa lakukan di China," tambahnya.

Somaliland memisahkan diri dari Somalia pada tahun 1991 tetapi belum mendapatkan pengakuan internasional secara luas atas kemerdekaannya. Wilayah ini sebagian besar damai sementara Somalia telah bergulat dengan tiga dekade perang saudara.

Sejak 2020, Somaliland dan Taiwan mendirikan kantor perwakilan di ibukota masing-masing, membuat marah Beijing dan Mogadishu.

Berlokasi strategis di Tanduk Afrika, Somaliland berbatasan dengan Djibouti, tempat China mempertahankan pangkalan militer luar negerinya yang pertama.

China telah meningkatkan tekanan pada negara-negara untuk tidak terlibat dengan Taiwan karena berusaha untuk menegaskan klaim kedaulatannya.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Teknik Klasik, Kaitkan Prabowo dengan Teror Aktivis

Kamis, 02 April 2026 | 14:02

Kepala BNPB hingga BMKG Turun Langsung ke Lokasi Gempa di Sulut dan Malut

Kamis, 02 April 2026 | 13:59

TEBE Siap Tebar Dividen Rp200,46 Miliar, Cek Jadwal Lengkapnya

Kamis, 02 April 2026 | 13:51

Penerapan WFH di DKI Bisa Jadi Contoh Penghematan BBM

Kamis, 02 April 2026 | 13:40

Awas Penunggang Gelap Gelar Operasi Senyap Jatuhkan Prabowo Lewat Kasus Aktivis KontraS

Kamis, 02 April 2026 | 13:33

Kemkomdigi Tunggu Itikad Baik Youtube dan Meta Patuhi PP Tunas

Kamis, 02 April 2026 | 13:20

Trump akan Tarik Pasukan, Tanda Amerika Kalah Perang Lawan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

Demi AI, Oracle PHK 30.000 Karyawan Lewat Email

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

ASN Diwanti-wanti WFH Bukan Libur Panjang

Kamis, 02 April 2026 | 13:15

Aksi Heroik Sugianto Bikin Prabowo Bangga, Diganjar Penghargaan Presiden Korsel

Kamis, 02 April 2026 | 13:09

Selengkapnya