Berita

Pendiri survei Kedaikopi, Hendri Satrio/Net

Politik

Kata Hensat, Elektabilitas Ganjar Mungkin Melorot Gara-gara Wadas, Tapi Kasus Kendeng yang Besar Saja Masyarakat Lupa

JUMAT, 11 FEBRUARI 2022 | 11:29 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Gejolak yang terjadi di Desa Wadas, Kecamatan Bener, Purworejo diprediksi akan mempengaruhi elektabilitas Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dalam Pilpres 2024 mendayang.

Pendiri survei Kedaikopi, Hendri Satrio yakin elektabilitas Ganjar Pranowo saat ini bisa melorot gara-gara kisruh penambangan batu andesit di Wadas, yang sedianya akan digunakan untuk material Bendungan Bener.

“Ya sekarang elektabilitasnya mungkin melorot ya,” tegasnya kepada Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu, Jumat (11/2).


Namun demikian, Hendri Satrio mengingatkan bahwa masyarakat Indonesia memiliki kebiasaan mudah melupakan sesuatu. Sehingga, bisa jadi masyarakat lupa dengan kasus ini di kemudian hari, sehingga elektabilitas Ganjar bisa naik lagi jelang Pilpres 2024.

Khusus Ganjar Pranowo, Hendri Satrio mengungkit kasus penambangan dan aktivitas pabri semen di Kendeng, Rembang yang meledak jelang Pilkada Jateng 2018 lalu. Tapi pada akhirnya, masyarakat tetap memilih Ganjar Pranowo sebagai gubernur Jateng.

“Orang Indonesia mudah memaafkan dan mudah lupa. Kasus Kendeng yang gede gitu saja dia (Ganjar) bisa terpilih dua periode. Jadi elektabilitas sekarang memang melorot tapi untuk 2024 nanti dulu,” tutup pria yang akrab disapa Hensat itu.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

UPDATE

Pemerintah Harus Beri Pendampingan Anak Korban Aksi Main Hakim Sendiri

Rabu, 29 Juli 2026 | 22:15

Polisi Dalami Kematian Sumitro, Diduga Orang Dekat Febrie

Rabu, 29 Juli 2026 | 21:57

Cerita Manis UMKM dari Sumenep, Dua Dekade Perjuangan dan Berkembang Berkat KUR BRI

Rabu, 29 Juli 2026 | 21:47

Telkom Gelar Workshop PQC Formulasikan Keamanan Siber Masa Depan

Rabu, 29 Juli 2026 | 21:44

Ketua Baznas Paparkan Strategi Besar Transformasi Zakat Nasional

Rabu, 29 Juli 2026 | 21:23

Gempa M 7,1 Lumpuhkan Infrastruktur dan Industri Jepang, Pemadaman Listrik Terjadi

Rabu, 29 Juli 2026 | 21:17

Pelatihan Militer untuk Sipil Perlu Dihentikan

Rabu, 29 Juli 2026 | 21:08

DPR dan Kemendagri Sepakat Penyaluran Bansos Pakai NIK

Rabu, 29 Juli 2026 | 20:56

Tio Aliansyah Dilarang Tangani Perkara selama 1,5 Bulan Buntut Kasus Helikopter

Rabu, 29 Juli 2026 | 20:53

Jangan Sampai OAP Hanya jadi Penonton di Tanah Ulayatnya Sendiri

Rabu, 29 Juli 2026 | 20:36

Selengkapnya