Berita

Protes menolak kudeta militer di Sudan/Net

Dunia

Tolak Kudeta, Ribuan Warga Sudan Banjiri Jalan-jalan Ibukota Khartoum

JUMAT, 11 FEBRUARI 2022 | 10:25 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Ribuan warga Sudan melakukan aksi protes menolak kudeta yang dilakukan militer tahun lalu. Mereka membanjiri jalan-jalan di ibukota Khartoum, menuju istana presiden pada Kamis (10/2).

Tampak para pengunjuk rasa membawa bendera Sudan dan beberapa lainnya memegang poster-poster yang berisikan potret 79 demonstran yang telah terbunuh.

Sembari menabuh genderang, mereka juga menari dan meneriakkan slogan-slogan mengutuk kudeta yang dilakukan militer untuk menggulingkan pemerintahan sipil.


Aksi protes di Khartoum ditanggapi dengan tembakkan gas air mata oleh pasukan keamanan, seperti dilaporkan TRT World.

Menurut saksi mata, saat protes mereda pada malam hari, pasukan keamanan kembali menembakkan gas air mata untuk membubarkan para demonstran di Omdurman dan Khartoum timur.

"Protes hari ini adalah persiapan untuk demonstrasi massal pada hari Senin," kata aktivis Roaa Bashir, dengan menyebut protes lebih besar direncanakan pada 14 Februari.

Human Rights Watch merinci, para pasukan keamanan di Sudan menggunakan amunisi langsung dan menembakkan tabung gas air mata ke kerumunan. Hal itu bisa mematikan bisa dilakukan dalam jarak dekat.

Kudeta yang dipimpin oleh panglima militer Abdel Fattah Al Burhan terjadi pada 25 Oktober tahun lalu.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya