Berita

Pemain sepakbola Neymar/Net

Dunia

Polisi Tangkap Peretas yang Curi Dana dari Rekening Bank Milik Neymar

KAMIS, 10 FEBRUARI 2022 | 22:55 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Polisi Brasil berhasil menangkap seorang pria 20 tahun yang diyakini telah meretas rekening bank milik bintang lapangan hijau Neymar. Pria itu diduga telah berulang kali mencuri sejumlah kecil uang dari akun bank Neymar yang jika dijumlahkan mencapai 40 ribu dolar AS.

Polisi mengatakan, tersangka peretas bekerja di bank yang tidak disebutkan namanya. Namun bank itu adalah adalah tempat di mana Neymar dan sang ayah yang juga manager bisnisnya, memiliki rekening.

Pria itu ditangkap pada Rabu (9/2) karena tuduhan menipu klien bank.

Pihak kepolisian sendiri tidak menyebutkan nama Neymar dalam pernyataan resminya.

Namun, petugas yang menangani kasus tersebut, yakni Fabio Pinheiro Lopes, mengatakan bahwa kasus itu terkait apa yang dialami oleh Neymar.

Pada sebuah acara televisi di Brasil, dia menjelaskan bagaimana dugaan pencurian itu terjadi.

Pada sebuah acara televisi di Brasil, dia menjelaskan bagaimana dugaan pencurian itu terjadi.

“Apa yang dilakukan anak ini? Dia mendapatkan kata sandi rekan kantornya dan mencuri sejumlah kecil uang dari orang-orang terkenal dengan kekayaan bersih yang tinggi," kata Lopez.

"Orang-orang ini (yang dananya dicuri) tidak menyadarinya. Dia melakukan (transfer) 10.000 (real Brasil), lalu 10.000 lagi, lalu 20.000, dan kemudian 50.000 dan totalnya menjadi 200.000," jelasnya.

Lopes mengatakan akun yang terpengaruh adalah milik Neymar dan ayahnya kemungkinan mengendalikan dana tersebut.

“Ketika mereka menemukan (pencurian dana), mereka menelepon bank. Bank mengembalikan uang korban dan mengusut siapa dalangnya,” jelasnya, seperti dimuat Reuters.

Sementara tu, pihak Neymar tidak mengeluarkan komentar terkait kasus tersebut.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Menteri Ekraf: Kreativitas Tak Bisa Dihargai Nol atau Dipatok

Jumat, 03 April 2026 | 20:06

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

Harga Plastik Dalam Negeri Meroket, Ini Kronologinya

Jumat, 03 April 2026 | 19:42

Kapolda Riau Perketat Penanganan Karhutla Hadapi Ancaman Super El Nino

Jumat, 03 April 2026 | 19:18

Upacara Penghormatan UNIFIL untuk Tiga Prajurit TNI di Lebanon

Jumat, 03 April 2026 | 19:01

Labirin Informasi pada Perang Simbolik

Jumat, 03 April 2026 | 18:52

KPK Siapkan Pemeriksaan Ono Surono Usai Penggeledahan

Jumat, 03 April 2026 | 18:35

BNPB: Tidak Ada Tambahan Korban Gempa Magnitudo 7,6 Sulut dan Malut

Jumat, 03 April 2026 | 18:31

Resiliensi Bangsa: Dari Mosi Integral 1950 hingga Geopolitik Kontemporer 2026

Jumat, 03 April 2026 | 18:03

FWP Polda Metro Hibur Anak Yatim ke Wahana Bermain

Jumat, 03 April 2026 | 17:45

Selengkapnya