Berita

Pencopotan baliho Habib Rizieq Shihab oleh Satpol PP Bekasi yang dibantu TNI-Polri/Ist

Nusantara

Dianggap Tak Berizin, Baliho Bergambar Habib Rizieq Dicopot Satpol PP Bekasi Selatan

KAMIS, 10 FEBRUARI 2022 | 09:55 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Baliho bergambar Habib Rizieq Shihab (HRS) ditertibkan dan dicopot oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Bekasi Selatan. Pencopotan ini dilakukan karena baliho tersebut tidak memiliki izin.

Penurunan baliho bergambar Habib Rizieq itu dilakukan pada Rabu (9/2) sekitar pukul 14.00 WIB di perempatan Jalan Burangrang RT 008/012, Kelurahan Kayuringin Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Jawa Barat.

Kasie Humas Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing Andari mengatakan, Satpol PP Kecamatan Bekasi Selatan melakukan penertiban dan penurunan baliho atau spanduk yang tidak berizin dengan didampingi oleh unsur TNI-Polri.


"Telah berlangsung giat penurunan baliho atau spanduk atau banner yang tidak berizin oleh Satpol PP Kecamatan Bekasi Selatan dipimpin Lurah Kayuringin Jaya Bapak Ricki Suhendar," ujar Kompol Erna kepada wartawan, Kamis pagi (10/2).

Kompol Erna menjelaskan, baliho-balihi tersebut bertuliskan "Stop Kriminalisasi Ulama dan Aktivis, Usut Tuntas Kasus Pembantaian KM 50" yang ditambahi berbagai tagar seperti #BebaskanIBHRSDkk, #AyoRevolusiAkhlaq, #BebaskanNKRIDariOligarki, #UsutTuntasTragediKejiKM50 atas nama Umat Islam Jawa Barat.

Selain itu, di baliho tersebut juga terpampang gambar Habib Rizieq, Habib Bahar bin Smith, Munarman, dan enam laskar Front Pembela Islam (FPI) yang syuhada dalam peristiwa KM 50.

"Setelah ditertibkan selanjutnya baliho diamankan atau dibawa oleh Satpol PP Kecamatan Bekasi Selatan. Selama kegiatan penertiban berjalan dengan aman dan tertib," pungkas Kompol Erna.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Pembongkaran Tiang Monorel Mangkrak Demi Penataan Kawasan

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:59

Lahan Huntap Korban Bencana Harus Segera Dituntaskan

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:52

Ini Identitas Delapan Orang dan Barbuk OTT Pejabat Pajak Jakut

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:12

Larangan Tambang Emas Rakyat, Kegagalan Baca Realitas

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:58

Pelapor Pandji Dianggap Klaim Sepihak dan Mencatut Nama NU

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:30

Romantisme Demokrasi Elektoral dan Keliru Baca Kedaulatan

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:08

Invasi AS ke Venezuela Bisa Bikin Biaya Logistik Internasional Bengkak

Minggu, 11 Januari 2026 | 05:45

Khofifah Ajak Pramuka Jatim Sukseskan Ketahanan Pangan dan MBG

Minggu, 11 Januari 2026 | 05:23

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Klok Dkk Siap Melumat Persija Demi Amankan Posisi

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:40

Selengkapnya