Berita

Gubernur New York Kathy Hochul/AP

Dunia

New York Cabut Aturan Wajib Masker di Dalam Ruangan, Kecuali di Sekolah

KAMIS, 10 FEBRUARI 2022 | 01:14 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pandemi Covid-19 masih jauh dari kata usai. Meski begitu, Gubernur New York Kathy Hochul mengumumkan bahwa negara bagian itu akan mengakhiri aturan wajib penggunaan masker di dalam ruangan di sebagian besar tempat umum, kecuali di beberapa tempat seperti sekolah.

Mandat yang mewajibkan penutup wajah di sebagian besar tempat umum dalam ruangan, seperti toko kelontong, toko, dan kantor, diberlakukan pada 10 Desember lalu ketika varian virus omicron mulai menginfeksi sejumlah besar warga New York. Mandat itu resmi berakhir pada Kamis (9/2), kecuali pemerintah memutuskan untuk memperpanjangnya.

Namun sejak aturan itu diberlakukan, Hochul mengatakan bahwa tingkat infeksi telah menurun ke tingkat yang aman untuk membatalkan aturan penggunaan masker secara luas.

“Mengingat kasus yang menurun, mengingat penurunan rawat inap, itulah mengapa kami merasa nyaman untuk mencabut ini, berlaku besok,” kata Hochul, seperti dikabarkan Associated Press.

Dia telah mengisyaratkan selama beberapa hari belakangan bahwa dia akan membiarkan mandat itu berakhir karena tingkat infeksi telah turun.

Akan tetapi dia mengingatkan bahwa masker akan tetap dibutuhkan di banyak tempat, termasuk di fasilitas perawatan kesehatan dan di sekolah.

Akan tetapi dia mengingatkan bahwa masker akan tetap dibutuhkan di banyak tempat, termasuk di fasilitas perawatan kesehatan dan di sekolah.

Lebih lanjut Hochul mengatakan bahwa dia ingin melihat tingkat vaksinasi untuk anak-anak membaik sebelum dia menghapus mandat di seluruh negara bagian itu.

Sementara itu, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat masih merekomendasikan penggunaan masker universal di sekolah-sekolah.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Jokowi Jadikan PSI Kendaraan Politik demi Melanggengkan Dinasti

Senin, 02 Februari 2026 | 10:15

IHSG "Kebakaran", Sempat Anjlok Hingga 5 Persen

Senin, 02 Februari 2026 | 09:49

Ketegangan Iran-AS Reda, Harga Minyak Turun Hampir 3 Persen

Senin, 02 Februari 2026 | 09:47

Tekanan Pasar Modal Berlanjut, IHSG Dibuka Anjlok Pagi Ini

Senin, 02 Februari 2026 | 09:37

Serang Pengungsi Gaza, Israel Harus Dikeluarkan dari Board of Peace

Senin, 02 Februari 2026 | 09:27

BPKN Soroti Risiko Goreng Saham di Tengah Lonjakan Jumlah Emiten dan Investor

Senin, 02 Februari 2026 | 09:25

Komitmen Prabowo di Sektor Pendidikan Tak Perlu Diragukan

Senin, 02 Februari 2026 | 09:14

Menjaga Polri di Bawah Presiden: Ikhtiar Kapolri Merawat Demokrasi

Senin, 02 Februari 2026 | 09:13

Emas Melandai Saat Sosok Kevin Warsh Mulai Bayangi Kebijakan The Fed

Senin, 02 Februari 2026 | 09:07

Nikkei Positif Saat Bursa Asia Dibuka Melemah

Senin, 02 Februari 2026 | 08:49

Selengkapnya