Berita

Aparat polisi saat menangkap warga yang menolak tambang Andesit di Desa Wadas. Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo/Repro

Politik

Alissa Wahid Desak Polisi Bebaskan Seluruh Warga Wadas Penolak Tambang

RABU, 09 FEBRUARI 2022 | 02:59 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Tindakan ribuan polisi yang mengepung warga di Desa Wadas, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo direspons oleh Koordinator Jaringan Nasional Gusdurian, Alissa Wahid.

Melalui laman Twitter pribadinya, Putri sulung mantan Presiden Abdurrahman Waid (Gus Dur) itu meminta Kapolda Jawa Tengah Irjen Ahmad Lutfi untuk membebaskan seluruh warga yang ditangkap pada Selasa (8/2).

Selain itu, aktivis yang saat ini juga menjadi salah satu Ketua PBNU ini mendesak Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo untuk menunda pengukuran tanah sampai selesai dilakukan musyawarah.


"Meminta Pak Ganjar menunda pengukuran sampai kita selesai bermusyawarah, dan menghindarkan clash antara rakyat dengan aparat negara," demikian desakan Alissa Wahid, Selasa malam (8/2).

Dukungan terhadap perlawanan warga Wadas yang menolak aktivitas tambang andesit terus menggema di jagat twitter.

Pantauan Kantor Berita Politik RMOL hingga Rabu pukul 2.54 WIB, tagar #WadasMelawan masih menjadi trending topic. Tercatat ada 103 ribu cuitan yang membahas tentang tindakan dugaan represif polisi kepada warga yang menolak tambang.

Penolakan warga Wadas sudah dilakukan sejak 4 tahun lalu. Rencananya pemerintah akan menggali batuan andesit di lahan sekitar 114 hektare di Desa Wadas.

Batu andesit itu akan digunakan untuk pembangunan Bendungan Bener. Sebagai proyek strategis nasional, proyek bendungan itu sedang dikebut oleh pemerintah.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

Jokowi Sangat Menghindari Pembuktian Ijazah di Pengadilan

Kamis, 19 Februari 2026 | 12:59

UPDATE

Muawiyah Ubah Khilafah Jadi Tahta Warisan Anak

Minggu, 01 Maret 2026 | 02:10

Arab Saudi Kutuk Serangan Iran di Timteng, Ancam Serang Balik

Minggu, 01 Maret 2026 | 02:00

Pramono Siapkan Haul Ulama Betawi di Monas

Minggu, 01 Maret 2026 | 01:40

Konflik Global Bisa Meletus Gegara Serangan AS-Israel ke Iran

Minggu, 01 Maret 2026 | 01:26

WNI di Iran Diminta Tetap Tenang

Minggu, 01 Maret 2026 | 01:09

Meriahnya Perayaan Puncak Imlek

Minggu, 01 Maret 2026 | 01:03

Jemaah Umrah Jangan Panik Imbas Timteng Memanas

Minggu, 01 Maret 2026 | 00:31

Jakarta Ramadan Festival Gerakkan Ekonomi Rakyat

Minggu, 01 Maret 2026 | 00:18

Pramono Imbau Warga Waspadai Intoleransi hingga Hoaks

Minggu, 01 Maret 2026 | 00:03

PT Tigalapan Klarifikasi Tuduhan Penggelapan Proyek

Minggu, 01 Maret 2026 | 00:01

Selengkapnya