Berita

Rekaman warga saat Brimob masuk Desa Wadas, Purworejo, Jawa Tengah/Repro

Nusantara

Brimob Masuk Desa Wadas, Seniman Yayak Yatmaka Diamankan

SELASA, 08 FEBRUARI 2022 | 18:12 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Konflik tanah atau agraria kembali dialami masyarakat Desa Wadas, Purworejo, Jawa Tengah, yang kedatangan ratusan Brimob bersenjata lengkap.

Warga Desa Wadas beberapa waktu terakhir memang melakukan perlawanan terhadap rencana penambangan batu andesit di wilayah mereka. Kabarnya, bahan tambang dari Wadas tersebut akan digunakan untuk pembangunan waduk di Kecamatan Bener, Purworejo.

Kondisi Dewa Wadas saat Polisi datang, digambarkan akun Twitter #JogjaDaruratAgraria (@JDAgraria). Akun ini menuliskan, telah terjadi penjarahan di Desa Wadas.


"Terjadi penjarahan Desa Wadas oleh negara. Ribuan, sekali lagi, ribuan, polisi masuk ke Desa Wadas dengan berjalan kaki, mengendarai motor dan mobil," cuit akun tersebut, Rabu (8/2).

"Pemuda setempat dikejar-kejar polisi berpakaian begundal, berpakaian maling!" sambungnya.

Polisi yang datang itu, langsung menyisir desa dan menyita sejumlah peralatan berladang warga. Beberapa orang diantaranya ditangkap dan dibawa ke kantor polisi.

"Banyak warga yang ditangkap, bahkan anak-anak kecil. Warga mau pada solat juga ditangkap. Dari 25 orang yang ditangkap, baru 15 orang yang kami dapat namanya, salah satunya pendamping hukum dari @LBHYogyakarta," terangnya.

"Kawan LBH ini ditangkap, bukan mendampingi warga yang ditangkap," cuit akun itu menekankan.

Akun itu juga menyebutkan, diantara yang ditangkap juga ada nama Yayak Yatmaka, seorang senior aktivis melalui media seni.

"Kawan-kawan kalau ada yang kenal Yayak Yatmaka, beliau juga masuk dalam daftar yang ditangkap dan dibawa ke Polsek Bener," tandasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya