Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

AS Desak Korut Fokus Tangani Kebutuhan Rakyat daripada Perkuat Program Nuklir

SELASA, 08 FEBRUARI 2022 | 09:55 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Korea Utara harus lebih memprioritaskan kebutuhan rakyatnya sendiri, daripada menghabiskan sumber daya untuk memperkuat program nuklir dan rudal balitik.

Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) Linda Thomas-Greenfield menyoroti semakin buruknya situasi kemanusiaan di Korea Utara.

"Kami menyerukan Republik Rakyat Demokratik Korea (RRDK) untuk menunjukkan komitmen terhadap kesejahteraan rakyatnya sendiri dengan menghormati hak asasi manusia, menggunduli program senjata pemusnah massal dan misil balistik yang melanggar hukum, serta memprioritaskan kebutuhan rakyatnya sendiri yang rentan," ujarnya, seperti dikutip Channel News Asia.


Sementara itu, Rusia dan China menyalahkan sanksi internasional yang memperburuk situasi kemanusiaan di Korea Utara.

Korea Utara berada di bawah sanksi PBB sejak 2006 atas program nuklir dan rudal balistiknya. Namun pada November tahun lalu, Rusia dan China mendorong kembali agar sanksi diringankan untuk memperbaiki situasi kemanusiaan di sana.

"Jika dewan memikirkan warga Korea biasa dan bukan hanya geopolitik, maka proposal ini memerlukan dukungan," kata Wakil Duta Besar Rusia untuk PBB Dmitry Polyanskiy

"Kami sangat yakin bahwa aparat sanksi Dewan Keamanan membutuhkan dosis humanisasi yang kuat," tambahnya.

Rusia dan China juga menggunakan pertemuan dewan pada Senin untuk mengecam sanksi sepihak terhadap Korea Utara.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Iran Sodorkan 14 Syarat Damai yang Harus Dipenuhi AS

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:59

KPK Soroti Aset Mangkrak Rp27,5 Triliun di Sulsel

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:20

Ribuan Jemaah Haji Bertahap Bergerak dari Madinah ke Makkah

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:14

Ratas Hambalang, Prabowo Matangkan Agenda Pendidikan hingga Hilirisasi Nasional

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:51

Mahasiswa Didorong Kembali jadi Kekuatan Pengontrol Sosial

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:39

Update harga BBM Terbaru di SPBU Pertamina, BP, hingga Vivo

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:27

Perpres Ojol Bawa Angin Segar Bagi Pengemudi Online

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:20

Pemerataan Pendidikan Kunci Wujudkan Indonesia Emas 2045

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:14

Amien Rais Sebaiknya Segera Klarifikasi

Minggu, 03 Mei 2026 | 07:46

Publik Nantikan Aksi Nyata Dudung Bereskan Masalah MBG

Minggu, 03 Mei 2026 | 07:36

Selengkapnya