Berita

Ilustrasi Kejagung/Net

Hukum

Terus Dalami Dugaan Korupsi Satelit Kemhan, Kejagung Kembali Panggil 3 Purnawirawan Pati

SELASA, 08 FEBRUARI 2022 | 03:17 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Terus dalami kasus dugaan korupsi pengadaan satelit di Kementerian pertahanan (Kemhan), Kejaksaan Agung (Kejagung) memeriksa 3 purnawirawan perwira tinggi (Pati) TNI, Senin (7/2).

Kasus dugaan korupsi yang dimaksud adalah dugaan pidana korupsi proyek pengadaan satelit di Kemhan pada tahun anggaran 2015.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Leonard Eben Simanjuntak menjelaskan bahwa beberapa orang yang diperiksa adalah Laksamana (Purn) AP yang pernah menjabat Dirjen Kekuatan Pertahanan, Kemhan.


Dijelaskaan Leonard, selain AP purnawirawan Pati yang diperiksa adalah mantan Kepala Badan Sarana Pertahanan, Kemhan, Laksamana muda L. Saksi ketiga yang diperiksa adalah mantan Kepala Pusat Pengadaan Badan Sarana Pertahanan, kemhan Laksamana Pertama L.

Sebelumnya Laksamana L pernah diperiksa oleh Kejagung pada akhir Januari lalu.

"Pemeriksaan untuk memberi keterangan guna kepentingan penyidikan tentang perkara tindak pidana perkara korupsi di Kemhan," demikian Leonard, Senin (7/2).

Pada Jumat lalu, Kejagung juga memanggil mantan Kasubdit Orbit Satelit Dirjen SDPPI Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) untuk diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi pengadaan satelit Kementerian Pertahanan (Kemenhan).

Kasus mulai terendus lantaran Indonesia digugat ke dua Pengadilan Arbitrase luar negeri untuk membayar ganti rugi lantaran proses penyewaan yang bermasalah.

Pertama, negara digugat ganti rugi sebesar Rp 515 miliar pada 2019 oleh Avianti. Kemudian, 2021 negara kembali digugat 21 juta dolar AS oleh Navayo.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

Menkeu Baru Angkat Bicara Soal Perombakan Pejabat Bea Cukai dan Dirjen Pajak

Senin, 14 September 2026 | 17:28

UPDATE

Suahasil Puji Bea Cukai Setelah Purbaya Tersingkir, Ada Apa Nih?

Minggu, 20 September 2026 | 19:41

Tim Qonun Asasi Sebut Wacana Muktamar Ulang NU Tak Punya Dasar

Minggu, 20 September 2026 | 19:29

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Rusia Gelar Pemilu Parlemen di Wilayah Ukraina yang Diduduki

Minggu, 20 September 2026 | 18:48

Negosiasi dengan Houthi, Solusi Arab Saudi

Minggu, 20 September 2026 | 18:43

Datangi Pospera, Ratusan Warga Minta Turunkan Desil

Minggu, 20 September 2026 | 18:18

Honor Play 11 Resmi Meluncur, Bawa Baterai Jumbo 8.300 mAh

Minggu, 20 September 2026 | 18:06

Timur Tengah Memanas, Trump Cepat-cepat Tinggalkan Camp David

Minggu, 20 September 2026 | 17:50

Apa Itu Perairan Masalembo yang Dijuluki Segitiga Bermuda Indonesia?

Minggu, 20 September 2026 | 17:50

BNI dan Unpad Perkuat Ekosistem Kampus melalui Layanan Digital Terintegrasi

Minggu, 20 September 2026 | 17:28

Selengkapnya